Trending This Week:

DUNIA

PARALEL

OLEH: D. Sugi

KATA PENGANTAR

Assalamuallaikum Wr Wb

Puji syukur Aku ucapkan kepada yang maha kuasa Allah SWT, karena berkat Beliaulah penulis dapat menyelesaikannya.Dalam karya pertamaku ini, akan ada banyak hal yang mengejutkan tentang dunia ini, bahwa Dunia Paralel. Di buku ini pula dijelaskan apa itu Dunia Paralel, siapa yang menyebabkan terjadinya Dunia Paralel, dan juga kebenaran Dunia Paralel itu sendiri.Dan juga teori yeng belum dikemukakan di dunia ini. Semuanya Aku tuangkan dalam karya abadi ku ini.

Disini juga harapanku tertuang, sispan cerita.

D.Sugi

BAB I

APA ITU DUNIA PARALEL ?

Aku berpikir begini, benar apa yang “dikatakan”seorang komikus asal jepang yang bernama HIRO MASHIMA dalam komiknya yang berjudul “RAVE”, bahwa “DUNIA INI ADALAH DUNIA PARALEL”. Pertama saya membacanya, saya bingung sekaligus terkejut kagum, bagaimana seorang komikus berpikiran sampai sejauh itu. Saya benar-benar terpana mendengar kaliamat “DUNIA INI ADALAH DUNIA PARALEL”. Anda yang sedang membaca ini mungkin kedengarannya biasa-biasa saja, tapi coba sekarang pikirkan apa arti kalimat “DUNIA INI DUNIA PARALEL” ? Apakah Anda sudah tahu jawabannya ? Jika belum, jawabanya adalah dunia yang kita tinggali ini. Yah, dunia yaang kita tinggali ini adalah Duni Paralel. Atas dasar apa saya menjawab begitu ? Karena didalam komik “RAVE” juga dijelaskan apa itu Dunia Paralel, dan atas dasar itulah saya menjawabnya. Didalam komik “RAVE” dikatakan bahwa “Orang terakhir di dunia itu.......tiba di Ingatan Bintang kemudian Dia mengembalikan waktu dan dunia kembali ke zaman kemakmuran”. Dan “Dengan kata lain dunia tempat berlanjutnya kehidupan manusia seperti kita, berada di garis poros waktu lain.......” Artinya begini, di Dunia Nyata ( Dunia “RAVE” ) yang akan hancur oleh penyakit wabah yang tidak ada obatnya, hidiplah seorang wanita sekaligus orang yang terakhir di Dunia Nyata, tiba di Ingatan Bintang dan orang itu sudah tahu masa depan, sejarah telah diubahdan dunia tidak jadi musnah.Biar ku gambar :

Jadi, “DUNIA INI ADALAH DUNI PARALEL”. Tapi tunggu dulu,itu pemikiran orang Jepang, tapi pemikiran ku begini, seorang manusia pertama diturunkan ke Bumi dari dunia nyata karena kesalahannya dan dipisahkan dari pasangannya dan akhirnya bertemu di suatu negara dan terlahirlah umat manusia. ( jangan lupa gambar )

Wah-wah, semakin menarik saja. Eh……..apa kalian berpikir mungkin saja dunia ini Dunia Seri. ( jangan lupa gambar )

Dan aku juga mempunyai beberapa teori tentang Dunia Paralel dan Dunia Seri, memang kedengarannya tidak masuk akal dan sinting atau mungkin lucu. Tapi itu terserah pada Anda, yang jelas siapapun boleh mengungkapkan teori. Teori ini disebut Teori Sugi 1, 2,dan 3.

Teori Sugi 1:

“Jika kita mempunyai mesin waktu, kita tidak bisa ke masa depan tetapi bisa ke masa lalu”.

Teori Sugi 2:

“Dunia Nyata adalah dunia setelah kematian”.

Teori Sugi 3:

“Masa lalu tidak akan merubah masa depan”.

Untuk lebih jelasa memahami teori ini saya akan jelaskan.

Teori Sugi 1: Dikatakan “Jika kita mempunyai mesin waktu, kita tidak bisa ke masa depan tetapi bisa ke masa lalu”.

Mengapa demikian ? Karena masa depan adalah hari ini. Dan kenapa bisa ke masa lalu ? Karena kita telah melewati masa lalu itu. Itulah penjelasannya. ( Tetapi jika Allah mengizinkan membuat mesin waktu )

Teori Sugi 2: Dikatakan “Dunia Nyata adalah dunia setelah kematian”.

Hal ini sebetulnya manyangkut dunia itu sendiri dan penghuninya. Jika Anda percaya dan setuju dengan Teori Sugi 2, maka Anda telah benar. Dan jika tidak setuju dan tidak percaya Anda salah besar. Kenapa saya mengatakan demikian ? Karena sudah banyak yang berkata seperti itu, yaitu orang-orang pemuka agama dan bahkan disebut dalam kitab agama. Jadi dunia ini, dunia yang kita huni, dunia yang kita diami ini, dunia yang kita hidupi ini, adalah Dunia Paralel.

Teori sugi 3: Dikatakan “Masa lalu tidak akan merubah masa depan”.

Anda mungkin berpikir begini, “seandainya saya bisa kemasa lalu, saya pasti akan merubah masa depan”. Jelas-Jelas ini salah, mengapa ? Karena sekalipun Anda kemasa lalu tidak akan merubah masa depan. Jika Anda telah menonton filem yang berjudul “Time Machine”, Anda pasti tahu kalau tokoh utama yang laki-laki itu mencoba menyelamatkan kekasihnya dari kematian dan akhirnya berhasil, namun dia tetap saja mati dengan cara yang lain. Ini membuktikan kalau kita kembali kemasa lalu tidak akan merubah masa depan, sekali pun kita mengacak-acak masa lalu. Namun, lagi-lagi menurut komik “ RAVE” karya HIRO MASHIMA “.........Sedikit perubahanpun akan menjadi perubahan besar bersama waktu”.

Jadi, itu semua penjelasan tentang Teori Sugi. Nah, sekarang itu terserah pada Anda, mau mempercayainya atau tidak

BAB II

TANDA TANYA

Kemudian ini adalah tanda tanya besar bagi kita. Apa yang kita hirup ini adalah udara ataukah bukan ? Apa yang kita makan ini apakah makanan ? Apakah yang kita rasakan ini adalah perasaan yang sebenarnya ? Atau apakah semua, minum, makan, melihat, bergerak, dan bernafas atau sebagai lainya itu nyata ?

Kita yang hidup di Dunia Paralel ini hendaknya menyadarinya bahawa semua itu hanyalah kenyataan yang fana belaka. Sebenarnya kita masih bisa hidup dengan hanya air saja tanpa makan. Dan saya telah mencobanya, saya telah melampaui rasa lapar itu sendiri. Jika Anda seorang muslim pasti Anda telah tahu bahwa dengan berpuasa kita bisa menahan semua hawa nafsu kita. Lantas apa hubungannya dengan bab ini ?

Sebenarnya saya hanya ingin mengatakan bahwa hidup ini singkat. Tidak percaya ? Coba pikir ini, dulu kita masih SD sekarang jadi apa ? Penderitaan-penderitaan yang kita alami dari kecil sampai sekarang apa masih ingat semuanya ? Tidakkan ?! Nah....oleh karena itu mari kita sama-sama memanfaatkan waktu yang berharga ini dan fokus. Karena fokus memberi kita harapan dan tujuan yang jelas. Fokuslah mulai dari sekarang terhadap satu bidang saja. Ingatlah itu.

Kemudian misteri-misteri yang selama ini ada di muka bumi yang tidak kita ketahui, apa yang akan kita perbuat ? Semisal teori tentang lubang hitam, yang katanya kalau masuk kita tidak perbah kembali lagi. Dan katanya lagi tubuh kita akan tercabik-cabik kedalam 64 bagian ( kalu tidak salah ). Wah.....yang benar saja, itukan baru sebuah teori saja, mana kenyataannya ? Tidak ada kan ?! Teori hanyalah sebuah teori, tidak ada hal yang nyata dari sebuah teori. Teori apapun itu, tidak ada. Kecuali Teori itu telah dibuktikan maka teori tersebut bukan sebuah teori lagi melainkan kanyataan. Jadi kita boleh berteori sesuka hati kita. Tapi ingat, jika teori tersebut ingin kita abadikan, teori tersebut harus mempunyai bukti dan atau sudah dibuktikan, sehingga teori tersebut bukan menjadi teori maelainkan menjadi kenyataan.

Ingat kita hanya manusia dan manusia hanya bisa menebak dan berusaha. Jangan menentang apa yang sudah digariskan oleh Allah. Jangan pernah.

BAB III

SISPAN CERITA

-=AMALIA=-

Hey....bolehkan Aku berceriata sedikit. Jika Anda bosan silahkan langsung lanjut ke bab berikutnya saja, jika tidak baca saja ( heheheh.... )

Sebenarnya ini terlalu dini, harusnya setelah banyak baru bikin bab ini, biar tidak bosan. Maaf, yah......^_^

Hmm.........cerita ini bukan sembarang cerita. Ini adalah “fiksi realitas”. Apa lagi tuh ? Ini adalah cerita fiksi yasng digabung dengan kenyatan. Oh...kini ku tahu. Ini bukan cerita sinetron yang membosankan itu, loh…~. Wah….kapan dimulai ceritanya nih, kebanyakan ngomong ( Ahahahahah…). Ayo kita mulai ( Dong…!!! ). Tapi karena Aku tidak pandai membuat cerita seperti dinovel Aku bikin skenario saja, yah.....( biar Anda bisa memperagakannya ). Ayo kita mulai ( Dong...!!! ) ( :P )

Suatu pagi dikamar seorang wanita bernama Amalia, yang dipenuhi oleh poster Final Fantasy. Kriiiiiii...ng...~ ( suara jam waker )

Amalia : Mmh......berisik. ( seraya mematikan jam waker )

Nenek : Amalia. Cepat bangun, sudah siang.

Amalia : Iyah, nek. Huwaa…h…ngantuk ( seraya menutupi mulutnya dengan tangan )

Nenek : Ini, makan dulu. ( seraya menyuguhkan makanan )

Amalia : Terima kasih, Nek. Oh,iya Nek. Amalia akan pergi main dengan teman-teman setelah pulang sekolah nanti. Bolehkan, Nek ?

Nenek : Boleh saja. Tapi, jangan malam-malam pulangnya.

Amalia : Terima kasih, Nek.

Amalia turun dari kendaraan dan disapa temannya yang bernama Sugi.

Sugi : Amalia..!!!

Amalia : Ah..!? Sugi.

Sugi : Hai, apa kabar ?

Amalia : Baik. Bagaimana dengan mu ?

Sugi : Aku baik-baik saja.

Amalia : Sugi…..

Sugi : Iya.

Amalia : Tidak. Tidak ada apa-apa.

Sugi : Eh....!?

Riku : Sugiiiiiii.....!!!!!! ( seraya berlari )

Amalia : Eh...!?

Sugi : Ah....!!? Riku..!! Kenapa ada disini ?

Riku : Coba tebak.

Sugi : Hmm......Riku bolos.

Riku : Ye....enak saja.

Sugi : Ahahaha…..bukan, yah.

Riku : Dasar. Riku pindah kesekolahan Sugi.

Sugi : Kenapa pindah ?

Riku : Orang tua Iku kebetulan kerja di daerah sini. Ya….jadinya sekalian saja Iku pindah ke sekolahan Sugi.

Sugi : Ooh….

Riku : Omong-omong disamping Sugi itu siapa ?

Sugi : Oh, iya. Hampir lupa. Riku perkenalkan, ini Amalia. Amalia ini Riku, Riku ini Amalia.

Amalia : Amalia. ( Seraya berjabat tangan )

Riku : Riku. Temannya Sugi ? ( seraya bertanya )

Amalia : Iyah. Bagaimana dengan mu ? Keliahatanya kalian akrab.

Riku : Aku teman masa kecilnya dulu.

Amalia : Wah….hebat ,yah. Dari kecil sampai sekarang masih ingat dan akrab.

Riku : Ah…. Tidak juga. Kadang-kadang kita juga sering berkelahi. Iya’ kan, Sugi ?

Sugi : Ah..a..a….masa iya. Kayaknya tidak tuh

Amalia : Berkelahi..?

Riku : Tapi bukan berkelahi beneran, Cuma adu mulut saja.

Amalia : Oh….Aku kira berkelahi beneran.

Riku : Ahahahahahah......Bisa saja. Oh, iya. Amalia masuk kelas apa ?

Amalia : Masuk kelas 3 IPA. Memangnya ada apa ?

Riku : Ah...tidak. Hanya saja, Aku masuk kelas kamu boleh kan ?

Amalia : Boleh saja.

Riku : Beneran boleh ?

Amalia : Iyah.

Riku : Terima kasih. ( seraya tersenyum )

Sugi : Kenapa Iku tidak masuk ke kelas ku saja ?

Riku : Ah….bosan. Habis sugi lagi, sugi lagi.

Sugi : Jahat.....

Riku : Ahahahahaha......Cuma becanda, kok.

Amalia : Hahaha…( seraya menahan senyum )

Bersambung………

Loh….kok tiba-tiba bersambung. Ahahaha…..maaf-maaf Aku mengganggu sebentar, soalnya Aku lupa tentang sifat karakter dalam skenario ini dan juga masa lalunya. Masa tiba-tiba langsung keintinya gak seru kan ? Mmmh….mulai dari mana, yah…..Ooh…..iya Aku mulai dari Amalia, Amalia mempunya sifat yang baik hati, pintar dan agak pemalu. Kemudian Sugi, Sugi mempunyai sifat baik hati, agak pintar, dan penyayang. Dan yang terakhir Riku, Riku mempunyai sifat ceria, pintar, dan bersemangat.

Masa lalu Amalia lumayan menyedihkan, karena orang tuanya sudah meninggal saat Amalia masih kecil. Katanya sih….dia beruntung masih hidup, soalnya dalam tabrakan mobil tersebut benar-benar nyaris tidak ada yang hidup,semuanya meninggal kecuali Amalia.kasihan yah….(T-T) Dia diurus oleh Neneknya semenjak itu.

Sugi mempunyai kehidupan yang normal, mempunya Ayah dan Ibu yang baik dan perhatian. Karena itulah, rasa sayangnya dia bagi ke teman-temannya. Tapi, dibalik kasih sayangnya kepada orang lain, dia sendiri ingin disayangi juga. Tapi, tidak ada yang mengerti itu. Kasihan, yah......(T-T)

Riku, dia mempunyai kehidupan yang agak buruk juga. Kedua orang tuanya bercerai saat dia masih duduk di bangku kelas 3 SD. Dan dia tinggal bersama ibunya. Namun kelemahannya itu bisa ditutupi dengan keceriaannya itu. Dia selalu ceria meskipun dia mempunyai masalah. Dan Riku dibuat untuk Sugi karena dia selau bersemangat.

Itulah tadi sekilas tentang sifat dan masa lalunya karakter dari tokoh ini. Hmm.....mungkin ada yang bertanya, apa akan “happy ending” atau “sad ending”. Coba tebak. Heheheheh……Waaaaah…..Harus aku tidak menulis itu. Sial. Sudah-sudah ayo lanjutkan ceritanya. ( Dong…..!!!! )

Saat istirahat. Di dalam kelas, Riku dan Amalia sedang mengobrol.

Riku : Oh, iya. Amalia ?

Amalia : Iyah ?

Riku : Sugi itu orangnya bagaimana ?

Amalia : Dia orangnya baik, suka menolong, dan agak ceroboh.

Riku : Ooh....

Amalia : Memangnya kenapa ?

Riku : Eh….!? Tidak. Hanya bertanya saja

Amalia : Kamu…..jangan-jangan….suka padanya,yah…..( seraya menggoda )

Riku : Ah….!? Ti...Tidak, kok. Aku hanya bertanya saja. Cuma itu.

Amalia : Tapi, kalian sudah lama berteman kan ? Masa tidak ada perasaan apapun.

Riku : ( Riku terdiam sesaat ) Sebenarnya….dia pernah menyatakan cintanya padaku. Tapi, aku tolak.

Amalia : Kenapa ?

Riku : Karena dia dulu lemah. Dan Riku, tidak suka itu. Coba bayangkan, hampir setiap hari dia dipukuli oleh teman-temannya,tapi dia tidak pernah melawannya. Dia juga tidak mau cerita apa yang terjadi kepadaku. Padahalkan Aku berniat baik. Dan kalaupun cerita, dia pasti berbohong karna itu Iku tolak dia. Lagipula aku tidak mempedulikannya lagi. Ah....sudahlah. kita ganti topik saja.

Amalia : ( Terdiam sesaat karena perkataannya )Oh, iya. Nanti Aku dan teman-teman mau jalan-jalan setelah pulang sekolah. Kau mau ikut ?

Riku : Jalan-jalan ? Keman ?

Amalia : Itu rahasia. Kau mu ikut tidak ?

Riku : Membuatku penasaran saja. Baikalah, Kalau begitu Aku ikut.

Bel masukpun berbunyi. Tanda istirahat berakhir dan jam pelajaran barupun dimulai.

Amalia : Wah...sudah waktunya masuk.

Riku : Hah….belajar lagi. Membosankan.

Amalia : Jangan mengeluh.

Riku : Iya-iya. Tetap semangat….!!!! Iya kan !?

Amalia : Iyah.

Bel pulangpun berbunyi. Rosa, Eloin, Reva, Amalia, Riku, dan satu oraang lagi, Sugi. Pergi ke Taman Ria.

Amalia : Riku kenapa ? tidak suka kejutannya.

Riku : Tidak. Aku suka, kok.

Rosa : Lalu apa ?

Riku : Yang Aku bingung kenapa dia ikut dengan kita ?

Sugi : Hey…memangnya tidak boleh.

Riku : Tentu saja. Masa laki-lakinya cuma kamu seorang.

Sugi : Itukan terserah Aku. Amalia.

Amalia : Iyah. ( seraya pergi )

Riku : Hu...uh...

Eloin : Sudah-sudah jangan bertengkar.

Reva : Iya. Lagi pula diakan Pemimpin kita.

Riku : Pemimpin ?

Rosa : Iya. Dia adalah Pemimpin kelompok “Independent”

Riku : “Independent” ?

Reva : Kelompok yang tidak memihak kepada siapapun dan apapun.

Eloin : Dan kami mempunyai syarat yang tidak boleh dilanggar.

Riku : Syarat ? Syarat apa ?

Rosa : Dilarang berkelahi sesama Anggota.

Riku : Eh...!?

Eloin : Kau mengerti ?

Riku : Lalu, apa aku boleh bergabung ?

Reva : Tentu tidak. Kita kesini hanya untuk bersenang-senang.

Riku : Ah....?!

Mereka pun bersenang-senang di Taman Ria. Sugi dan Amalia bersama-sama. Sementara itu Riku bersama dengan Rosa, Eloin, dan Reva.

Riku : Apa kalian selalu menuruti perintahnya ?

Eloin : Eh....!? Siapa ? Pimpinan ?

Riku : Iya.

Reva : Begitulah.

Rosa : Karena perintahnya adalah prioritas.

Riku : Sebegitu pentingnyakah dia sehingga prioritasnya diutamakan ?

Reva : Tentu saja.

Riku : Lalu, organisasi “independent” apa yang kalian lakukan ? Dan melakukan apa saja ?

Reva : Itu rahasia.

Riku : Kalu begitu, mereka berdua sedang apa ? Dan kenapa kalian harus manjauh ?

Rosa : Itu juga rahasia.

Riku : Kenapa kalian selalu menjawab seperti itu ? Apa kalian tidak ingin menjawab nya ?

Eloin : Kami menjawab jika kami tidak terdesak.

Riku : Hah….( seraya menghela nafas ) Menyebalkan. Apa salah satu diantara kalian tidak ada yang mau melanggar perintahnya ?

Rosa : Itu tidak bias kami lakukan.

Sugi dan Amalia duduk dibangku Taman Ria.

Amalia : Aku...sudah siap. (seraya sedang menundukan kepala )

Sugi : Apa kau yakin ?

Amalia : Iyah.

Sugi : Rencana ini tergantung padamu. Jika kau ragu-ragu, semua Anggota jadi taruhannya.

Amalia : Iyah. Aku sudah siap.

Sugi : Kalau begitu, kita kumpulkan semua Anggota dan jalankan rencana kita.

Bersambung..........

Hey-hey…kok bersambung lagi. Maaf-maaf Aku sela sedikit, soalnya ada yang ingin Aku jelaskan. Entah mengapa jalur ceritanya berubah secara tiba-tiba. Sial. Tapi, sudahlah, tidak apa-apa. Lagi pula ini karyakukan ( Heheheheh...... ). Aku sih...tadinya mau buat yang “Romantic” gitu. Tapi....kok malah jadi begini jalur ceritanya, yah. Ini jadi tegang dan semuanya berubah. 1800 berubah. Dan “Ending”nya pun sepertinya berubah. Wah-wah........( Dong…..!!!!! )

Disebuah tempat yang tak berhuni namun agak terawat

Sugi : Apa semuanya sudah berkumpul ? ( seraya duduk dan memegang buku )

Ubo : Tentu saja, Pimpinan. Cepat, berikan perintahmu Pimpinan. Karena Aku sudah tidak sabar..!!

Sugi : Tenanglah Ubo.Kalau begitu ( Seraya berdiri ) Laksanakan. ( semuanya pergi )

Amalia : ..............

Keesokan paginya.....Riku berjalan sendirian dan kemudian bertemu dengan Sugi.

Riku : ( Itukan, Sugi ). Sugiii....!!!! ( seraya berlari )

Sugi : Riku.

Riku : Hai. Apa kabar ?

Sugi : Baik. Bagaimana dengan mu ?

Riku : Selaaalu... baik.

Sugi : Dasar.

Riku : Oh, iya. Boleh tidak kalau Aku masuk jadi Anggota ?

Sugi : Apa...!? ( Sugi terkejut )

Riku : Tidak usah terkejut seperti itu kan ?

Sugi : Ah…!? Iya ( sial )

Riku : Memang kenapa ? Apa Iku tidak boleh ?

Sugi : Tidak. Bukan begitu.

Riku : Lalu apa ? Apa Iku kurang pintar ?

Sugi : Bukan begitu…!! ( seraya agak membentak )

Riku : Ah….!?

Sugi : Kau tidak tahu apa-apa.

Riku : Ternyata, Sugi sekarang berubah.

Sugi : Kenapa kau bicara seperti itu ?

Riku : Soalnya, dulu kau selalu menjawab pertanyaanku itu. Ya...meskipun sebagian bohong. Tapi sekarang....kau berbicara seolah-olah pribadi sekali. Dan juga selalu mengganti topik pembicaraan.

Sugi : Dari dulu kau tidak pernah berubah. Selalu pintar dan langsung keinti pembicaraannya. Kau memeang hebat. Tapi, Aku tidak akan memasukanmu ke Anggota.

Riku : Begitu, yah…..

Sugi : Maaf.

Riku : Tidak apa-apa.

Bel masuk sekolah pun berbunyi.

Riku : Tapi, Aku pasti akan mengetahui “pribadi”mu itu.

Sugi : ( Sugi berhenti dan diam sesaat. Lalu berjalan lagi ) .........Kalau itu kau lakuakan….kau akan ......mati.

Riku : Ah….!? ( Riku terkejut ) Mati..?

Bel istirahatpun berbunyi. Riku dan Amalia berada didalam kelas.

Amalia : Apa yang ingin kau bicarakan dengan ku ?

Riku : Aku akan langsung saja ke intinya. Sebetulnya, kelompok apa yang telah kau dan sugi bentuk ?

Amalia : Tidak ada.

Riku : Lalu kemarin, kau dan temanmu mengatakan dia Pimpinan. Apa aku salah ?

Amalia : Tidak.

Riku : Aku mohon, walaupun aku tidak bisa bergabung dengan kalian. Setidaknya, Aku tahu apa yang kalian lakukan ?

Amalia : Tidak Bisa.

Riku : ( Brak…!!! ) ( seraya memukul meja, sembari berdiri ) Bisakah mengatakn selain tidak. Aku sudah muak dengan rahasia-rahasia ini. ( seraya agak marah )

Amalia: ( Amalia pun berdiri dan langsung menuju pintu ) Sebaiknya kau tidak usah ikut campur urusan kami. ( Seraya keluar )

Bel pulang sekolah pun berbunyi. Rikupun berjalan pulang sendirian diantara teman-temannya. Disaat yang sama, Amalia dan Sugi berada dia loteng sekolah. Amalia melihat kearah Riku yang sedang berjalan sendirian dari atas, seraya memegang teralis besi. Sementara itu, Sugi bersandar diteralis besi disamping Amalia.

Amalia : Kasihan......

Sugi : Tidak ada yang perlu dikasihani bukan ?

Amalia : Meskipun begitu, Aku tahu dia mempunyai perasaan kepadamu. Kenapa kau....

Sugi : Aku tidak butuh itu. ( Seraya menyela )

Amalia : Tapi kau kan.....

Sugi : Sudah ku bilang Aku tidak butuh. ( Seraya menyela dan agak marah )

Amalia : ( Sugi.....Padahal dulu kau tidak seperti ini )

* Sebelumnya........

Sugi : Ahahahaha.......

Amalia : Ahahahaha.......

Sugi : Aduh...hah..hah...capek. Sudah ah....jangan cerita yang lucu terus. Perutku jadi sakit, nih.

Amalia : Hmm....( Seraya Senyum ) Iyah.

( Tapi....sejak kau bergabung dengan kelompok itu. Kau…..)

Amalia : Ada apa ? Kenapa kau murung sekali hari ini ?

Sugi : Tidak ada apa-apa.

Amalia : Ayo ceritakan padaku.

Sugi : Maaf. Tapi sepertinya Aku tidak enak badan. ( Seraya pergi begitu saja )

( Berubah……)

Sugi : Amalia. Maafkan Aku soal yang kemarin, yah ?

Amalia : Iyah. Tidak apa-apa.

Sugi : Kau, mirip seseorang yang aku kenal.

Amalia : Aku, mirip seseorang yang kau kenal ?

Sugi : Iya.

Amalia: Siapa ?

Sugi : Namanya Riku. Riku Pangestu.

Amalia : Nama yang cantik.

Sugi : Benar. Orangnya juga cantik.

Amalia : Kau suka padanya ?

Sugi : Tidak.

Amlaia : Kenapa ?

Sugi : Apa ?

Amalia : Kenapa kau berbohong kepadaku ?

Sugi : Aku tidak berbohong.

Amalia: Kau bohong.

Sugi : Terserah.

Amalia : Aku benci. ( Seraya pergi )

Di loteng sekolah.

Sugi : Lain kali kau tidak usah mengajak Riku lagi.

Amalia : Maafkan Aku soal yang kemarin. Aku lupa kalu kita punya urusan.

Sugi : ( Seraya terdiam sesaat ).........Ayo kita pergi.

Bersambung.........

Aduh......maaf, yah....dipotong lagi. Aku mau menjelaskan sebentar tentang “organisasi”. Dan teman-teman Amalia ( yang empat orang itu loh…… ) Maaf salah ketik tiga orang ( hehehehehe……. ) yaitu Reva, Eloin, dan Rosa. Reva adalah salah satu dari 13 Anggota “organisasi”. Dia mempunyai sifat yang baik. Eloin mempunyai sifat mudah pelupa. Rosa mempunyai sifat baik. Dan mereka bedua juga Anggota dari “ organisasi”. Total semua Anggota ada 13, termasuk Pimpinan mereka Sugi. Tunggu dulu!! Kenapa Ketiga orang itu ( Reva, Eloin, dan Rosa ) mempunyai sifat yang biasa-biasa saja ? Kok hanya mempunyai sifat yang sedikit saja dari pada Riku, Amalia, atau Sugi ? Ya.....karena dia ( Reva, Eloin, dan Rosa ) orangnya simpel. Coba saja lihat dari gaya bicara mereka. Simpelkan ? Dan tidak berbelit-belit ? Dan “organisasi”.........nanti saja, deh. Lambat laun Anda juga pasti tahu.

Bersambung..........

BAB IV

DUNIA PARALEL ( BAGIAN SATU )

Dikatakan “..........Sedikit perubahanpun akan menjadi perubahan besar bersama waktu”. Para Teoriawan Amrik sono berpendapat seperti itu. Artinya begini, jika kita kembali kemasa lalu dan tanpa sengaja kita menemui nenek moyang kita dan mengatakan apa yang terjadi dimasa depan, maka akan ada perubahan pada masa kita. Namun inilah yang membuat “Dunia Paralel”. Masa dimana orang itu kembali kemasa lalu itu sudah membuat “Dunia Paralel”. Sehingga ini memunculkan “Dunia Paralel” yang lainnya lagi. Namun jika kita ingin mengubah masa lalu orang lain atau kita sendiri maka akan ada orang yang hilang. Yang hilang disini abisa apa saja iangatan kita, seseorang, atau orang itu sendiri. Kenapa begitu ? Karena saat kita mengubah masa lalu orang lain atau kita sendiri, tanapa sengaja telah mengubah takdir semua oarang yang berhubungan dengan oarang yang kita rubah atau kita sendiri, yang seharusnya si A menjadi pahlawan malah tidak, dan kita sendiri jadi orang yang berbeda karena itu. Jadi, semua orang saling berkaitan satu sama lain tanpa terkecuali, ingat itu. Karena itulah, sebaiknya kita tidak usah merubah apapun karena akan merubah semua orang dan menciptakan “Dunia Paralel” yang baru, baru, baru, dan baru tanpa habisnya.

“Dunia Paralel” itu ada. Kita hidup di “Dunia Paralel” dan masa depan. Masa depan adalah hari dan hari ini adalah “Dunia Paralel”. Waktu tak akan kembali, waktu tak bisa dirubah, hanya nasib kita yang bisa berubah. Ingatlah ini bahwa Allah SWT pun bersumpah, “ Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian”. ( Q.S. Al-‘Ashr : 1-2 ) Jadi semua itu berpaling pada diri kirta sendiri, kita adalah mahluk yang rugi. Oleh karena itu, takdir atau nasib kita ada ditangan kita.

Sebenarnya ada masa diamana para manusia suatu saat nanti akan dikumpulkan bersama-sama, mulai dari saat sang manusia pertama yang datang ke “Dunia Paralel”, sampai pada akhir umat manusia nanti. Akhir dari dunia atau “End of Earth” tidak akan ada yang tahu sampai kapanpun, sebesar apapun para Teoriawan Amrik atau Anda meramal tidak akan ada yang tahu, meskipun para Teoriawan Amrik berpendapat atau berkata akan ada komet atau meteor yang besar jatuh ke Bumi dan dapat memusnahkan umat manusia dan itu akhir dari dunia, itu bohong. Hanya terkaan dan ucapan saja, karena kita sendiri tidak tahu akan hal itu. Lagi pula kalau memang benar begitu, bukankah seharusnya sang manusia pertama itu - yang turun atau mendatangi “Dunia Paralel” ini – harusnya berkata pada tanggal sekian, bulan sekian, dan tahun sekian, adalah hari kiamat atau “End of Earth”. Nyatnya tidak kan ? Sang manusia itu tidak berkata itu kan ? Lagi pula Teoriawan di Amrik sono menghitung kalkulasi meteor itu dengan komputer. Hey....!!!! Yang benar saja!!!!! Masa menghitung akhir “Dunia Paralel” dari mesin seperti itu !? Apalagi buatan manusia itu sendiri. Menggelikan!!! Naif!!! Bisa saja perhitungannya salah kan ? Dan bila itu terjadi betapa bodohnya kita, percaya pada sebuah mesin pembantu atau yang kita kenal, yang kita sebut dengan “komputer”. Hah.....Payah.

“Dunia Paralel” ini sekarang sedang sekarat, terjadi kekacauan dimana-mana, manusia sudah rusak, muncul penyakit-penyakit baru dan sebagainya lagi. Selanjutnya siapa yang akan menjadi manusia terakhir di “Dunia Paralel” ini, dunia yang tiada ujungnya. Ingatlah ini, bahwa mungkin saja kita hidup dimasa salah satu “Dunia Paralel” yang lain karena “Dunia Paralel” itu banyak.

BAB V

RAHSIA SEBUAH

KODE

Aku akan bagi-bagi ilmu mengenai kode.Kode ini dibuat oleh Aku sendiri, sedemikian rupa, sesulit “Dunia Paralel” itu sendiri. Oleh karena itu, perhatikan kata kuncinya. Jika sudah mengrti mengenai kata kucinya tolong artikan tulisan yang ada di bawahnya, yang berbentuk kode. Jika Kalian berhasil ke saya via e-mail : sugi_en@yahoo.co.id

DO=A=1= Hex = 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9

A, B, C, D, E, F.

Octal = 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.

Biner = 0, 1.

DO = A

1 = DO Hex

A = 1 ó Octal 2 = 8 = 16

= A Biner

11100 = 1. 1>30 8 ó 2 = 1 = 0 = 2 = 0

110101 = 2. 1>60

0 = ø

Desimal ó 8

Itu tadi adalah rumus untuk kode dibawah ini :

S151001018DO SORE4_RAJA 614SIIT, 191N7 DOF513IDOMIDOF914 “ADAM” 1411218 DOI1146 MA14REDOSIA DOFSODO8TA131 2SO11411 49MII16T DO11A1FA 1SO1RE51000 “ALAH SWT” 21142021K MSO1FA789DODOII “DUNIA NYATA”. “HAWA” FA9CIPRE01KA14 K5132DOFAI114, 2114TU11 13SO145MDO149 DOI1146 “ADAM”. DODOA2141 195REREDO11000 K519A12 DO8A14 2SO114111 DISOREAB111DOFA DOSO125H “IBLIS”, 191N7 MA14REDOSIA 92021 D9TU1821DOFA11DON DODORE “BUMI” 914912DO1000 DO23AL 4A1100I “DUNIA PARALEL”.

Catatan : Jangan gunakan semua rumus cukup 1 = DO ó Biner

A = 1 óBiner

Jika kalian kesulitan dengan biner cobalah tanyakan kepada guru fisika Anda, jika tidak tahu tanyakan kepada siswa SMK jurusan Elektronika, jika masih kesulitan silahkan kirim e-mail ke : sugi_en@yahoo.co.id

Kecuali Adam, Hawa, Iblis, Dunia Nyata, Dunia Paralel, dan Allah SWT tidak usah di terjemahkan.

BAB VI

DUNIA PARALEL ( BAGIAN DUA )

Dikatakan juga, “Masa lalu tidak akan merubah masa depan”. Artinya, kita tidak akan merubah apapun jika kita kembali ke masa lalu, meskipun kita “acak-acak” dunia itu. Ingat filem “Time Machine”, apapun yang iya lakukan percuma saja karena sang kekasih mati, mati, dan mati dengan cara yang lain, hingga dia merelakannya juga (T-T). Jadi, ini menandakan masa depan tidak akan berubah, kenapa ? Jawabannya cuma satu. Takdir. Bagaimanapun takdir tidak bisa dirubah oleh siapapun, kecuali sang tak terbatas Allah SWT. Meskipun kita kembali ke masa lalu jika memang takdirnya begitu mau apa lagi. Tidak ada yang bisa kita lakukan bukan ? Ingatlah ini, takdir dan nasib itu berbeda. Manusia mempunya takdir yang sama yaitu mati. Sedangkan manusia mempunya nasib yang berbeda-beda. Takdir adalah sesuatu yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Sedangkan nasib adalah sesuatu yang kita tetapkan namun dengan bantuan Allah SWT ( ingat Q.S. Al-‘Ashr : 1-2 ). “Tetapkan” disini itu bisa apa saja, pekerjan, karier, atau istri, pokoknya apa sajalah yang penting kita sudah memilih.

Ingatlah ini, bahwa dunia tidak akan mundur, dunia itu terus berputar maju. Lalu bagaimana caranya kita kembali kemasa lalu ? Apa dunia dibuat berputar sebaliknya ? Itu mustahil. Lalu bagaimana kita bisa kembali kemasa lalu ? Dengan mesin waktu, iya. Tapi bagaimana ? Apa kita masuk kemesin waktu terus kembali kemasa lalu bersama mesin waktu itu ? Terus bagaimana dengan dunia yang kita tinggalkan itu ? Bagaimana dengan dunia yang kita tinggali itu ? Kalau begitu dunia ini ada dua, atau tiga, atau.......Dunia yang tak terbatas, loh ? Kalau begitu kita ada banyak donk ? Karena saat kita singgahi dunia itu kita akan bertemu dengan diri kita lagi ( loh ? ). Dan yang kita temui itu menggunakan mesin waktu lagi dan ketemu kita lagi ( loh ? ). Artinya mesin waktu itu alat “teleport”, yang gunanya berpindah dari dunia satu ke dunia yang lain. Dan dari dunia yang lain “teleport” lagi ke dunia lain, yang tiada batasnya. Lalu, bagaimana dengan orang yang ada di dunia yang kita tinggali itu ? Apa ikut men”teleport” dirinya ? Atau ter”teleport” ? Atau tidak sama sekali ? Hanya kita saja yang berpindah. Bukankah yang terjadi adalah kekeacauan semata ?

Disalaha satu kitab umat islam ( bukan Al Qur’an ) dikatakan atau dituliskan tentang kehancuran “Dunia Paralel” yang sangat dahyat ( juga di Al Qur’an ) dan juga ada ciri-ciri ( tanda-tanda ) akhir dari “Dunia Paralel”. Akan saya katakan beberapa saja ciri-ciri tersebut, karena banyak sekali cirri-ciri tersebut.

  1. Ibu melahirkan majikannya. Artinya begini, seorang anak ( bukan pembantu yang melahirkan anak majikanya dan menjadi ibu ) yang dilahirkan oleh ibunya dan memerintah ibunya untuk melayaninya layaknya seorang pembantu. ( Anak memrintah ibu )
  2. Seorang anak memiliki rambut uban. ( Rambut warna putih )
  3. Perjinahan dimana-mana.
  4. Dan sebagainya.

Sebagai catatan, “Dunia Paralel” ini tidak akan hancur selama masih ada yang mengingat Allah SWT. Sebenarnya ini agak membingungkan, dan kalau saya rangkai sendiri takut salah dan banyak yang mengecam. Tapi, okelah. Akan saya bahas “hari itu”.

Hari kiamat ( End of Earth ) sudah dekat, matahari sudah mulai agak ke barat. Hari kiamat adalah hari jum’at. Namun tiga hari sebelumnya ( termasuk jum’at ) siang atau pagi menjadi malam. Tidak ada pagi dan siang selama tiga hari itu, dan saat jum’at pagi muncul, matahari terbit, bukan dari timur tapi dari barat. Saat itu muncul Dajal. Dajal adalah mahluk hari kiamat, tanda kiamat. Ada yang mengatakan menyerupai orang dekat namun matanya keluar satu, dan juga ada yang mengatakan hanya mempunyai satu mata saja. Dajal menggoda kita disaat hari itu dengan cara menyamar menjadi orang yang sangat kita sayangi dengan tujuan agar supaya mau ikut dengannya ( Dajal ), untuk masuk neraka. Karena Dajal adalah sebangasa Iblis atau Setan. Namun Allah SWT tidak akan membiarkan itu begitu saja, dikatakanh Imam Mahdi dan lain-lain akan melawan Dajal, dan disaat yang terakhir Nabi Isa AS akan turun untuk melawan Dajal.

Itulah Akhir dari “Dunia Paralel”.................

BAB VII

DARI TEMAN UNTUK TEMAN SAHABAT

DISTORTION 21

Kehancuran dunia telah dekat

Banguna-bangunan kokohpun

Tak sanggup untuk menghalanginya

Orang-orang pada lari

Terpontang –panting

Takut akan dirinya menghilang

Dari dunia yang sebenarnya ini fana.

Mereka takut, takut, takut sekali.

Tak seorangpun yang luput dari amukan

DISTORTION 21

Sungguh itu memang dahsyat

Bagaimana tak dahsyat orang-orang saja

Lari ketakutan

DISTORTION 21 memang hebat sampai-

Sampai DUNIA INI HANCUR TOTAL

BATAS

Sebuah permulaan

Dan sebuah akhiran

Semua itu ada batasnya

Dan batasnyapun punya batas

Semuanya terbatas

Dan hanya inilah

Dan hanya sampai sebatas ini sajakah

Kemampuanku.

Kemampuan orang ada batasnya.

WAKTU

Kata itu sangat “arti”

Banyak sekali dari itu

Kita berpikir depan

Waktu tak kembali

Bukan burung

Jika “siakan’ akan “belakang”

Itulah waktu

JARUM, DETIK, WAKTU

Tik, tok…………

Detak jarum detik waktu

Berhenti berdetak

Seorang tebawa, dan terpengaruh

Seakan-akan ruh tertarik, terhisap

Kedalam jarum detik waktu

Hingga seorang masuk kedalam

Jarum detik waktu dan menolong

Seorang itu

Seorang itu lalu mengatakan

“Kumau kembali ke jarum detik waktu”

BAB VIII

SISIPAN CERITA

-=AMALIA=-

( BAGIAN DUA )

Disuatu tempat yang sudah tidak di tempati.

Sugi : Ini adalah rencana kita. ( Seraya menyerahkan berkas ke Amalia dan membagikannya ) Jangan sampai lupa.

Sartan : Baik Pimpinan.

Sugi : Ubo. Apa yang kau dapat ?

Ubo : Aku mendapatkan hal yang bagus, Pimpinan. Rencana kita akan berhasil. Tapi jika diantara kita tidak ada penghianat. ( seraya melihat kea rah Sura )

Sura : ( Sura berhenti memainkan kartu ) Apa maksudmu ?

Ubo : Aku bilang rencana kita akan berhasil jika tidak ada penghianat!!!

Sura : Apa kau menantangku ?

Ubo : Cih...!!!! Kuhajar kau..!!!

Sugi : Ubo, hentikan. ( Seraya menyela )

Ubo : Tapi, Pimpinan. Aku melihatnya sedang mengobrol dengan seorang BIN!!!

Sugi : Sura, apa itu benar ? ( Namun Sura terdiam )

Naga : Kenapa kau tidak menjawab, Sura ? Kalau kau tidak menjawab itu artinya “iya”.

Sura : Apa kau tidak percaya kepadaku, Pimpinan ? ( Namun Sugi hanya terdiam ) Baikalah, Aku tidak bias mengatakanya. Itu jawabanku.

Ubo : Apa…!!!? Berani sekali kau berkata seprti itu!!!! Pimpinan, Biarkan Aku menghajarnya..!!!!

Sugi : Ubo, hentikan. ( Seraya menyela )

Ubo : Tapi Pmpinan......

Sugi : Pasti ada alasan kenapa dia bicara seperti itukan. ( Sraya menyela ) Sudahlah, lagi pula kita tidak boleh gagal, dan kalupun ada penghianat diantara kita, kau sudah taukan apa yang harus kau lakukan Ubo. Nah, semuanya....( seraya berdiri ) Laksanakan.

Disebuah jalan, Tidus, Eloin, Ubo, Naga, sedang berjalan.

Naga : Hey, Ubo. Kenapa kau bicara begitu ?

Ubo : Apa kau membelanya ?

Naga : Tidak.

Ubo : Kalu begitu kenapa kau bicara sepeti itu ?

Naga : Aku hanya bertanya.

Ubo : Jadi, kau hanya bertanya.

Naga : Apa maksudmu ?

Ubo : Tidak ada.

Naga : Kau, apa kau menantangku ?

Ubo : Apa kau berani ? ( Ubo dan Naga Pun Berkelahi )

Tidus : Hah.....dasar Ubo dan Naga. Mereka selalu berkelahi. ( Seraya terus berjalan meninggalkan Ubo dan Naga ) Padahal kalau Pimpinan sampai tahu, pasti mereka dimarahi.

Eloin : Tapi, bukankah mereka itu kompak kalu bersama-sama ?

Tidus : Yah...memang.

Eloin : Ubo, Naga. Hentikan.Kalau sampai Pimpinan tahu kalian bisa dimarahi. ( Seraya berhenti dan melihat ke arah Ubo dan Naga )

Tidus : Biarkan saja mereka.

Eloin : Itu tidak bisa. Jika Aku biarkan mereka berkelahi, itu pembangakangan terhadap Genk Eriyodan.

Tidus : Baiklah. ( Seraya menghentikan )

Disebuah Cafe ditepi jalan raya, Rosa dan Sogo sedang minum teh.

Sogo : Sebenarnya apa yang dipikirkan Pimpinan ? Kenapa dia tidak selalu memaksanya ?

Rosa : Apa yang kau maksud Sura ?

Sogo : Siapa lagi kalau bukan dia.

Rosa : Entahlah. Aku juga tidak tahu.

Disuatu tempat dekat dengan Cafe tempat Rosa dan Sogo minum teh.

Agen 1 : Apa mereka orangnya ?

Agen 2 : Tidak salah lagi, itu salah satu dari mereka.

Agen 1 : Apa kita akn bergerak sekarang ?

Agen 3 : Tunggu. Jangan gegabah, kita tidak boleh salah langkah.

Agen 1: Benar. Dan kalau kita beruntung, kita bias menemukan tempat persembunyiannya.

Rosa : Sudah waktunya, ayo pergi.

Sogo : Baiklah.

Agen 1 : Mereka bergerak.

Agen 2 : Agen 1, jangan gegabah. Kita harus berhati-hati.

Agen 3 : Ayo. ( Para Agen pun bergerak mengikuti merka hingga tempat persembunyian )

Sogo : Kita diikuti.

Rosa : Aku tahu. ( Sogo Dan Rosa berhenti )

Agen 3 : Kita ketahuan. Cepat menyebar. ( Para Agen pun berpencar, namun…..)

Amalia : Mau keman kau ?

Agen 2 : Ah…!? Sial. ( kemudian Agen 2 pun berbalik arah. Namun….)

Sogo : Kau tidak bisa lari. ( Agen 2 terperangkap )

Agen 2: Benarkah ? ( Seraya menyerang Amalia ) ( Kreeek..!!! ) Uwaaaaa….!!! Uh..!! ( Tangan Agen 2 dipatahkan )

Amalia : Jangan kira Aku wanita, kau anggap Aku lemah. Kau salah besar.

Agen 2 : U…u..uh…!! ( Sial )

Agen 1 : ( Disisi lain Agen 1 terpojok ) Sial. ( Seraya berbalik arah )

Rosa : Kau tidak bisa keman-mana.

Agen 1 : Aku menyerah. ( Seraya mengangkat tangan )

Amalia : Siap kalian sebenarnya ? Apa BIN ?

Agen 2 : ( Percuma saja kalau berbohong ) Benar.

Sogo : Kenapa kalian mengikuti kami ?

Agen 2: Kalian adalah orang yang dicari di seluruh dunia atas kejahatan kalian. Jadi, pemerintah kami menugaskan untuk menangakap kalian hidup atau mati.

Agen 1 : Karena itulah, kami memburu kalian.

Rosa : Apa yang akan kita lakuakan sekarang ?

Sogo : Bawa dia ke markas.

Di marakas para Geneiy.

Sartan : Ada apa ini ? Kenapa kalian membawa orang asing ke markas ? Buaknkah itu dilarang oaleh Pimpinan ?

Jin : Sebaiknya kalian jelaskan ini ?

Rosa : Mereka adalah pemburu hadiah. BIN.

Jin : Kalau begitu kita bunuh saja mereka.

Agen 2: ( Orang-orang ini….Ah….itu Sura. Jadi, dia juga. Bahaya kalau sampai ketahuan, Aku harap Agen 1 tidak bertindak bodoh )

Ubo : Kita jangan asal bunuh orang saja.

Naga : Dia benar.

Jin : Rupanya kalian bersekongkol. Atau…..kalian sendiri yang jadi penghianat.

Ubo : Apa kau bilang..!!

Jin : Kau mau mati rupanya.

Tidus : Hentikan...!!! ( Ubo dan Jin melihat ke arah Tidus ) Sesama Anggota dilarang berkelahi.

Jin : Apa kau ingin ikut campur ?

Eloin : Yang dikatakan Tidus itu benar. Dilarang berkelahi sesama Anggota, jika ada yang berbeda pendapat putuskan dengan koin. ( Seraya mengeluarkan koin dan melemparnya )

Jin : Kepala.

Ubo : Ekor.

Eloin : Ekor.

Jin : Cih..!!

Tidus : Sekarang mereka jadi tanggung jawabmu. Kami tidak mau ikut campur kalau mereka melarikan diri.

Agen 1 : Ah…!!! ( Semua Anggota melihat ke arah Agen 1 )

Agen 2 : ( Bodoh…!!! )

Agen 1 : Dia….!!!

Sura : Hmm….( Sura berhenti memainkan kartu )

Agen1 : Dia adalah Jin..!!! Kau orang yang ada di DPO yang disebarkan lewat internet…!!!!!

Agen 2 : ( Hah…. )

Jin : Heh….!!!

Di sekolah. Sugi dan Amalia berduaan diatap sekolah.

Sugi : Rencana kita sudah dekat.

Amalia : Aku tahu.

Sugi : Kalau kau mau mundur sekaranglah saatnya.

Amalia : Tidak. Aku tidak akan mundur.

Sugi : Maaf telah melibatkan mu dalam rencana ini.

Amalia: Tidak apa-apa. Lagi pula Aku sendiri yang meminta bergabung. Kau adalah Pemimpin kami, dan kau harus tetap hidup. Karena itulah Aku ada.

Sugi : Amalia......( Seraya berjalan ke arah Amalia dan memeluknya )

Amalia : Ah...!? Sugi......

Riku : ( Riku melihat Sugi dan Amalia dari balik pintu ) Ah...!!?

Dimarkas Geneiy. Disebuah ruangan. Ubo sedang menjaga para Agen

Agen 1 : Sepertinya kita tidak bisa lolos dengan mudah.

Agen 2 : Dengarkan Aku Agen 1, Aku akan menghadapinya dan saat itu kau lari.

Agen 1 : Apa..!? Tapi itu terlalu berbahaya.

Agen 2 : Tidak apa-apa, meskipun Aku harus mati.

Agen 1 : Ah…!!?

Agen 2: Ingat, jika kau berhasil lolos nanti, segera hubungi markas. Dan bawa semua pasukan kesini. Kau mengerti ?!

Agen 1 : I..iya. ( Tiba-tiba terdengar suara ledakan ) ( DUARR....!!!!!! ) Ah…!?

Agen 2: Ah…!? ( Ledakan itu menghancurkan dinding yang mana Ubo sedang bersandar didinding itu, dan Ubo pun tertindih reruntuhan tembok )

Jin : Ah..?!

Eloin : Ah..?! Suara apa itu ?

Tidus : Seperti sebuah ledakan.

Rosa : Datangnya dari arah tawanan.

Tidus : Biar Aku yang periksa.

Agen 3 : Apa kalian baik-baik saja ?

Agen 1 : Agen 3, syukurlah….!!!

Agen 3 : Ayo cepat pergi. Kau tidak apa-apa Agen 2 ?

Agen 2 : Aku baik-baik saja. Ayo. ( Sesaat akan pergi Ubo memegang kaki agen 1 )

Agen 1 : ( Grep ) Ah..!?

Ubo : Mau keman Kalian..!!

Agen 3 : Agen 1….!!!!!

Ubo : ( Duak..!! ) ( Agen 3 langsung menendang Ubo ) Uh..!!

Agen 3 : Ayo cepat. ( Dor, Dor, Dor, Dor, Dor ) ( Para Agen ditembaki ) Berlindung….!!!

Tidus : Kau tidak apa-apa, Ubo ?

Agen 3 : Sial.

Agen 1 : Apa yang harus kita lakuakan sekarang ?

Agen 2 : Terpaksa kita harus melawannya. Benarkan Agen 3 ? (Seraya mengambil pistol)

Agen 3 : Tidak ada cara yang lain.( seraya mengambil pistol ) Kita hadapi mereka.

Agen 1: Baiklah jika kalian berpikir begitu. ( Seraya mengambil pistol )

Ubo : Kurang ajar….!!! Mereka menyerangku secara membabi buta….!!!

Tidus : Sudah Jangan dipikirkan. Hey...kalian. Keluarlah, Aku tidak akan membunuh kalian.

Agen 3 : Agen 2, Agen 1. Pergilah, Aku akan melindungi kalian.

Agen 2 : Ta…tapi…

Agen 3: Tenang saja, Aku tidak akan mati. ( Seraya keluar dan langsung menembak ) ( Dor, Dor, Dor, Dor, Dor )

Tidus : Ah…!? Huh….nyaris saja. ( seraya berlindung ) Jadi itu jawaban kalian. Baiklah….( Seraya keluar dan menmbak dengan dua pistol ) ( Dor, Dor, Dor, Dor, Dor )

Agen 3 : ( Agen 3 pun berlindung dan menembak lagi ) Cepat…!!!!

Agen 1 : Ah…!? I..iya.

Agen 2 : Jangan mati Agen 3. ( Seraya memberikan pistolnya )

Agen 3 : Tenang saja.

Agen 2: Ayo Agen 1

Agen 1 : Iya.

Tidus : Hap..!! ( Seraya berlindung ) Hey….Ubo. Bantu Aku donk.

Ubo : Iya-iya. Kau cerewet sekali, tidak kau perintahkanpun Aku akan membantumu. ( Seraya membawa “Granat Launcher” )

Tidus : Wah-wah……kau akan menggunakan itu ?

Ubo : Akan kubunuh mereka semua….!!!!!

Agen 1 : Apa tidak apa-apa kita tinggalkan Agen 3 sendirian ?

Agen 2 : Kiat serahkan saja semuanya pada Agen 3.

Ubo : Kau sudah siap Tidus.

Tidus : Ok. ( Tidus dan Agen 3 keluar bersamaan dan saling menembak ) Matilah kau….!!!!! ( Dor, Dor, Dor, Dor, Dor, Dor, Dor, Dor, Dor, Dor ) Hahahaha......

Ubo : ( Ubo berdiri di belakang Tidus seraya memegang Granat Launcher ) ( Trek ) Heh..!!!!

Agen 3 : Ah..!?

Tidus : ( Tek, tek, tek, tek, tek, ) ( Peluru Tidus habis ) ( Tidus tetap berdiri )

Ubo : Heaaaaa……..!!!!!! Rasakan ini….!!!!!! ( DEEERRRRRDD……..!!!!! )

Agen 3 : ( Sial ) ( Agen 3 pun tumbang )

Tidus : Heh…!! Hebat juga dia bisa melukaiku ( Seraya memegang pipi yang terserempet peluru )

Rosa : Tidus. Ubo. Apa kalian tidak apa-apa ?

Tidus : Aku tidak apa-apa. Tapi sepertinya Ubo terluka.

Eloin : Mana kedua tawanan tadi ?

Tidus : Sepertinya mereka berhasil lolos.

Eloin : Apa..!? Lolos..!?

Rosa : Lalu, itu mayat siapa ?

Ubo : Sepertinya dia temannya.

Sartan : ( Seraya datang tiba-tiba ) Wah-wah…. Ada apa ini ?

Eloin : Sartan. Kau sudah kembali ?

Sartan : Iya. Tapi ada apa ini ?

Rosa : Tawanan berhasil lolos.

Sartan : Apa...!!? Lolos...!? Wah....padahal kita belum dapat informasi apapun dari mereka.

Jin : Tidak Juga. ( Seraya melemparkan kartu ID )

Sartan : Apa ini ?

Jin : Kartu ID.

Sartan : Eh....? Kartu ID ?

Jin : Biasanya setiap BIN mempunya kartu ID masing-masing. Dan dalam kartu ID tersebut terdapat informasi yang berharga.

Sartan : Ah….!? Iya..!! Benar juga. Kau hebat Jin.

Eloin : Tapi bagiaman kita jelaskan ini pada Pimpinan.

Sartan : Masalah itu kita pikirkan nanti saja. Sekarang yang terpenting adalah mencari informasi mengenai BIN.

Semua Anggota berkumpul.

Sugi : Apa yang terjadi selama Aku tidak ada ?

Sartan : Maaf, Pimpinan. Selama Pimpinan tidak ada disini, Rosa dan Sogo serta Amalia membawa dua orang Bin ke markas.

Sugi : Lalu....

Sartan : Mereka berhasil lolos. Tapi tenang saja Pimpinan, salah satu dari ketiga BIN itu tewas dan meninggalkan informasi yang berharga untuk kita. ( Seraya mengacungkan kartu ID )

Sugi : Kartu ID.

Sartan : Benar Pimpinan. Dengan ini kita bisa menyusup kedalam data base BIN dan mengetahui siap saja yang mengincar kita.

Sugi : Kalau begitu lanjutkan.

Sartan : Baik Pimpinan.

Dimarkas BIN. Agen 1 dan Agen2 terbaring diruang perawatan. Kemudian Pimpinan merekapun datang.

M : Apa kalian tidak apa-apa ?

Agen 2 : Ah…!? Tuan M.

Agen 1 : ( Tuan M….??? )

Agen 2 : Ada apa Anda jauh-jauh dari kantor pusat datang kemari ?

M : Aku dengar kalian berhasil mengetahui lokasi keberadaaan mereka. Apa itu benar ?

Agen 2 : Iya. Bahkan kami sempat ditawan oleh mereka.

M : Hmm…..tapi untunglah kalian selamat.

Agen 2 : Tidak juga. Salah satu dari kami tidak selamat.

M : Begitu, yah.

Agen 2 : Bagaimaan dengan tempat yang kami beritahukan ?

M : Sepertinya akan sulit.

Agen 2 : Apa…!? Kenapa?!

M : Tempat yang kau tunjuk sebagai markas mereka adalah milik salah satu dari “God Father”.

Agen 2 : “Go…”God Father”..!!! Ti…tidak mungkin.

Agen 1 : ( “God Father”….?? )

M : Karena itulah, Aku bilang ini akan sulit. Omong-omong, siapa yang disampingmu itu ?

Agen 2: Oh, iya. Aku lupa memperkenalkannya. Dia adalah Agen 1, dia bertugas di Divisi yang sama dengan Aku, tapi dia masih baru.

Agen 1 : Salam kenal.

M : Salam kenal. Baiklah, kalau begituAku pergi dulu. Agen 1, jaga Agen 2 baik-baik. ( Seraya pergi )

Agen 1 : Iya. Omong-omong Agen 2, Siapa Dia ?

Agen 2 : Beliau adalah Dewan Tertinggi dari BIN.

Agen 1 : Dewan Tertinggi..!? Apa maksudmu ?

Agen 2: Didalam BIN, Agen adalah pelaksana tugas. Diatas kita masih ada orang-orang lagi, yaitu Skertaris, Bendahara, Ketua Pelaksana, Wakil Ketua BIN, dan Ketua BIN. Merka itulah yang memerintah kita untuk melaksanakan tugas. Namun, masih ada orang yang diatas itu, yaitu Dewan Tertinggi. Dewan Tertinggi adalah Dewan yang menggerakkan kita semua, Mulai dari Ketua BIN, Wakil Ketua BIN, Ketua Pelaksana, Bendahara, Skertaris, dan terakhir kita, para Agen.

Agen 1 : Wah…hebat sekali Dewan Tertinggi itu.

Agen 2: Bukan hanya itu saja. Dewan Tertinggi mempunyai akses ke semua Intel diseluruh dunia, sehingga Beliau tahu apa yang harus dilakukan.

Agen 1: Benar-benar hebat. Lalu, yang disebut dengan “God Father” itu apa ?

Agen 2 : “God Father”. Itu adalah julukan untuk 10 orang terkaya di dunia.

Agen 1: 10 Orang terkaya di dunia.....!!! Hebat....!!! Lalu, apa hubungannya dengan mereka ?

Agen 2: Eantahlah, Aku juga tidak tahu. Yang jelas, “God Father” sangat berpengaruh pada dunia dan BIN.

Bersambung………

BAB IX

TEORI KEMATIAN

Hmm…..sebenarnya ini agak riskan, soalnya mungkin akan banyak kalangan yang menentang. Mengapa ? Soalnya ini menyangkut kematian itu sendiri. Anda pasti tahu kalau kematian tidak bisa diramal atau ditebak. Kematian bisa datang kapan saja, bisa detik ini, menit ini, jam ini, hari ini, minggu ini, bulan ini, atau tahun ini. Karena yang tahu kapan kita mati hanya Allah SWT saja. Dan kematian tidak bisa dihindari, seprti kehancuran “Dunia Paralel” yang tidak diketahui pula.

Setiap detik ada yang mati, setiap menit ada yang mati, setiap jam ada yang mati, setiap hari ada yang mati, setiap minggu ada yang mati, setiap bulan ada yang mati, setiap tahun ada yang mati. Semua waktu itu adalah termasuk kedalam “Rantai Kematian”. ”Rantai Kematian” adalah jalan keterikatan dan keteratuaran kematian, yang mana meskipun kita mencoba untuk terlepas dari rantai itu kita tetap tidak bisa lepas. Inilah “ Rantai Krmatian”.

Belenggu, setiap orang yang lahir di dunia ini sudah dibelenggu oleh kematian. Tak seorangpun bisa bebas dari belenggu kematian. Saat kita masih dalam kandungan seorang ibu yang sangat kita sayangi, saat kita ( bayi ) sebelum dilahirkan kita ditanyai oleh malaikat akan empat hal ( kalau yidak salah ), diantara empat hal itu adalah bagaimana kita mati dan dalam keadaan apa kita mati. Tentu saja kita tidak ingat akan hal itu sekarang, dan jika salah satu dari empat hal itu tidak kita penuhi maka kita ( bayi ) akan mati ( kita disini selain bayi adalah ruh ). Oleh karen itu, jika seorang bayi meninggal dia tidak menyanggupi dari keempat hal itu.

Dan inilah Teori Kematian: “Kematian adalah tidak tetap, namun bisa diramalkan”. “tidak tetap” disini adalah jumlah kematian perdetik, permenit, perjam, perhari, peminggu, perbulan, dan pertahun. Dan “bisa diramalkan” disini bisa ditebak ( namun tetap tidak pasti ).

Aku akan buktikan Teori ini, di dunia ini ada yang disebut dengan kalender 200 tahun.

Disetiap kalender diberi nomor, dan nomor itulah yang menjadi pedoman Teori ini. Dan ditahun kalender 200 tahun itu terdapat nomor kalender ( mencantumkan hari, tanggal, dan bulan. Contoh: Tahun 1999 No. 4 ). Dan inilah cara “malaikat pencabut nyawa” mematikan orang. Caranya, catat pada nomor kalender berapa orang yang meninggal, lalu cari nomor yang sama tapi tahunnya berbeda, kemudian cocokkan jumlah kematiannya. Apakah sama ? Jika sama ini hanyalah kebetulan saja. Namun, jika itu benar maka Aku tidak bisa berkata apa-apa.

Teori ini mungkin benar atau salah, karena ituhanya Anda yang tahu. Aku serahkan semuanya pada Anda. Jika kesusahan dalam mencari jumlah kematian dan kalender 200 tahun bisa dicari lewat internet.

BAB X

SISIPAN CERITA

-=AMALIA=-

( BAGIAN TERAKHIR )

Didalam rumah Riku. Riku masuk kedalam ruangan ibunya dan memeriksa komputer milik ibunya. Riku terkejut dengan apa yang dilihatnya.

Riku : Ah...!? Ti..tidak mungkin.

Di sekolah. Riku Menghapiri Sugi yang sedang duduk didalam kelas.

Riku : Sugi.

Riku : Riku. Ada apa ?

Riku : Bisa kita bicara sebentar.

Sugi : Tentu saja.

Diatap gedung sekolah.

Riku : Disini indah, yah ? ( Seraya melihat kebawah )

Sugi : Iya.

Riku : Sugi. ( Seraya melihat kearah Sugi )

Sugi : Ada apa ?

Riku : Apa kau punya seseorang dihatimu ?

Sugi : Ah..!? Kenapa kau bicara seperti itu ?

Riku : Tidak. Aku hanya bertanya saja. ( Seraya tersenyum dan memalingkan wajah )

Sugi : Ada.

Riku : Begitu, yah. Sugi. ( Seraya melihat kearah sugi )

Sugi : Iya.

Riku : Aku mau kau jujur.

Sugi : Aku jujur padamu. Aku sudah punya.

Riku : Bukan. Bukan masalah yang tadi.

Sugi : Lalu apa ?

Riku : Sebenarnya, apa yang kau rencanakan ?

Sugi : Apa maksudmu ? Aku tidak mengerti. ( Seraya melirik tajam kearah Riku )

Riku : ( Seraya memalingkan wajah ) Saat Aku memeriksa komputer ibu ku, tanpa sengaja Aku menemukan sesuatu yang mengejutkan. Kau adalah Anggota Geneiy, ah…tidak, kau bahkan Pimpinan mereka. ( Sugi terkejut mendengar itu ) Kenapa ? Kenapa Sugi !? ( Seraya melihat kearah sugi dengan mata yang berkaca-kaca )

Sugi : Apa kau memata-mataiku selama ini ?

Riku : Iya. ( Sugi langsung mencekik Riku dan menghepaskannya kepagar tralis ) Ah..!! A....a....Ah....

Sugi : Sudah berapa lama kaku memeta-mataiku ? Jawab!!

Riku : A...a....Lepaskan. A…Aku tidak bisa bernafas. ( Seraya memuku-mukul Sugi ) Lepaskan….( Sugi pun melepaskannya )

Sugi : Jawab.

Riku : ( Riku pun duduk menudukan kepala seraya memegang lehernya ) Uhuk…!!! Uhuk..!!! Sejak tiga hari yang lalu. Uhuk….!!! Uhuk…!!! Ah….hah…hah…hah…

Sugi : ( Seraya mengleuarkan pisau dari belakang ) Apa ibumu salah satu dari BIN ?

Riku : I..iya. Hah..hah…hah…Apa kau akan membunuhku ? ( Seraya matanya lebih berkaca-kaca )

Sugi : Iya.

Riku : Kenapa ?

Sugi : “Kenapa ?” Katamu. Sudah jelaskan, siapa saja yang mengetahui kami maka kami harus membunuhnya.

Riku : Bukan. Bukan itu!!! Yang Aku tanyakan adalah kenapa kau seperti ini ? ( Seraya mengeluarkan air mata dan melihat kearah sugi ) Kenapa ? Kenapa Sugi !!? Hiks..hiks..padahal…padahal dulu kau orang yang baik hati ( Seraya menundukan kepala )….Hiks..hiks…kenapa sekarang kau berubah…!!? ( Seraya meliahat kearah wajah sugi )

Sugi : Itu adalah suatu kesalahan dimasa lalu, yang tak perlu kau ungkap-ungkap lagi. Apa kau punya permintaan terakhir ?

Riku : Kembalilah seperti dulu ? ( Seraya menundukan kepala dan berlinang air mata )

Hiks…hiks…hiks…hiks…hiks…hiks….( Sugi pun mengangkat Riku dari kerah bajunya dengan tangan kiri dan sesaat akan menusukan pisau……)

Riku : Ah…!?

Sugi : Apa yang kau lakukan, Amalia. ( Amalia menahan pisau dengan tangannya )

Amalia : Sudah, cukup. Jangan kotori tanganmu itu. ( Sugi pun melepaskan tangannya )

Riku : Ah....

Amalia : Dia akan menjadi sandra yang berguna.

Sugi : Apa kau mendengar semuanya ?

Amalia : Maafkan Aku.

Sugi : Sudahlah. Dengar baik-baik Riku, kau akan menjadi sandra kami. Dan jika kau berani macam-macam, ibumu akan kami bunuh.

Riku : Iya. ( Sugi dan Amalia pun pergi ) Tunggu. Amalia, tanganmu terluka ( Seraya menawarkan sapu tangannya )

Amalia: ( Seraya berbalik ) Simpan sapu tanganmu. Aku tidak butuh. ( Seraya berbalik dan mengambil sapu tangan miliknya sendiri )

Riku : ( Seraya menahan tangis ) Hiks..hiks..hiks..hiks….

Sugi : Bodoh. Masih sempat-sempatnya dia berbaik hati.

Amalia : Iya.

Sugi : Amalia.

Amalia : Ada apa ?

Sugi : Di kelasku ada murid pindahan, dan sepertinya dia memata-mataiku. Kau harus berhati-hati. Mungkin saja dianggota BIN.

Amalia : Baik.

Bel pulang sekolah pun berbunyi. Amalia berjalan di koridor menuju pulang. Lalu, tiba-tiba ditabrak seseorang.

Amalia : Ah..!! ( Seraya terjatuh )

Haru : Ah..!! ( Seraya terjatuh )

Amalia : Aduh…..

Haru : A..a….maaf. Aku sedang buru-buru. Apa kau baik-baik saja. ( Seraya membantu Amalia berdiri )

Amalia : Tidak apa-apa.

Haru : Oh, iya. Namaku Haru Jaya. Aku murid pindahan. Salam kenal.

Amalia : ( Amalia terkejut ) ( Ah…!? Murid pindahan..!? ) Namaku Amalia. Salam kenal.

Haru : Nama yang bagus. Oh…..maaf Aku harus pergi. Sampai jumpa, dah… ( Seraya langsung pergi meninggalkan Amalia )

Amalia : ( Jadi, Dia ).

Sugi menunggu didepan pintu masuk sekolah seraya menunggu Amalia. Sementara itu, Riku menunggu dipintu gerbang sekolah.

Sugi : Kenapa kau lama sekali ?

Amalia : Ah...!? ( Amalia terkejut ) Tidak.

Sugi : Jangan terpengaruh tampang baiknya itu.

Amalia : Iya.

Sugi : Ayo pergi. ( Sugi dan Amalia pun pergi. Terlihat Riku sedang menunggu digerbang sekolah ) Kau ikut kami berdua ke markas.Dan ingat, jangan macam-macam kau mengerti ?

Riku : Iya.

Sugi : Bagus. Ayo. ( mereka berdua pun pergi )

Didalam markas para Geneiy.

Sugi : Amalia.

Amalia : Iya. Aku mengerti. ( Amalia menghubungi Ibunya Riku )

Ibu : ( Seraya mengangkat HP ) Halo.

Amalia: Halo, anakmu kami tawan sebagai sandera. Jangan coba-coba hubungi Polisi dan BIN. Atau anakmu taruhannya.

Ibu : Siapa ini ? Jangan macam-macam.

Amalia: Aku tidak bohong. Dengarkan suara anakmu sendiri. ( Seraya menyerahkan HP ke Riku )

Riku : Halo. Ibu.

Ibu : Ah..!! Riku..!!? Apa yang terjadi ?!

Riku : Maafkan Aku ibu. Aku….

Amalia : ( Seraya merebut paksa HP dari Riku ) Cukup.

Riku : Ah...!?

Amalia: Kau sudah dengar sendirikan ? Turuti perintah kami, maka anakmu akan selamat.

Ibu : Apa yang kau inginkan ?

Amalia : Hapus semua data mengenai Geneiy di Data Base BIN.

Ibu : Apa..!!? Geneiy..!!? Jadi kau Anggota Geneiy.

Amalia: Lakukan saja apa yang Aku perintahkan jika anakmu ingin selamat. Ingat, jangan macam-macam. Jaringan komputer dan teleponmu semua sudah kami sadap. Jika kau macam-macam, anakmu taruhannya.

Ibu : Aku mengerti.

Amalia : Bagus. Akan Aku hubungi kau nanti. ( Seraya menutup telepon )

Ibu : ( Riku…..)

Sugi : Bagaimana ?

Amalai : Seperti dugaanku.

Sugi : Kalau begitu bagus. ( Tiba-tiba telepon Amalia berbunyi )

Amalia : Halo. Rupanya kau.

Sartan : ( Ditempat lain seraya memegang laptop dan sekaleng minuman ringan ) Iya. Ini Aku. Bisa bicara dengan pimpinan.

Amalia : Pimpinan. Dari sartan, katanya penting.

Sugi : Halo.

Sartan : Halo, Pimpinan.

Sugi : Ada apa Sartan ?

Sartan : Pimpinan, aku menemukan hal yang menarik. Ternyata, bukan hanya dari Intelijen kita saja yang memburu kita. Intelijen dari seluruh dunia pun datang kesini untuk memburu kita. Data semuanyapun ada. Dan satu hal lagi yang menarik Pimpinan.

Di markas BIN. Bagian data.

Ketua : Ada apa ?

A1 : Ada yang menyusup kebagian data base.

Ketua : Cepat cari dan lacak keberadaannya.

A2 : Baik.

A1 : Ah..!!?

Ketua : Ada apa !?

A1 : Virus masuk ke data base utama.

Ketua : Apa !?

A1 : Bukan hanya itu saja. Disatu sisi ada yang mengacak-acak data kita.

Ketua : Cepat bunuh virus itu..!!!

A1 : Baik.

Ketua : Bagaimana dengan pencariannya ?

A2 : Tidak bisa, disini juga terkena virus.

Ketua : Apa...!!? Bagaimana bisa..!?

A1 : Virus masuk kedata-data utama.

Ketua : Cepat bunuh....!!

A1 : Tidak bisa.

Ketua : Apa..!? Kenapa...!?

A1 : Sekarang virus bergabung dengan data utama dan jika kita menghapusnya. Maka, data utama juga akan hilang.

Ketua : Kurang ajar...!!! ( Lalu tiba-tiba saja 3 orang masuk ke ruangan bagian data ) Ah..!? Siapa kalian ?!

Axl : Kami dari Divisi Pusat akan membantu kalian. (Seraya mengacungkan kartu ID)

Ketua : Divisi Pusat ?

Axl : Bagaimana perkembangan virisnya ?

A1 : Virus bergabung dengan data utama dan tidak hanya itu saja, ada orang yang menyusup ke data base dari data utama dan mengacak-acaknya. Sekarang virus sedang menuju data base juga. Kmungkinan pelakunya ada dua orang.

Axl : Kau, minggir dari situ. X, Z.

X : Siap.

Z : Siap.

Axl : X, lindungi data utama dan data base.

X : Siap.

Axl : ( Seraya terus mengetik ) ( virus ini....)

X : Ketua, Aku sudah siap.

Z : Aku juga.

Axl : Tunggu sebentar lagi. ( Tidak salah lagi. Ini virus X dan virus Zero ) Bersiaplah. Sekarang….!!!!! ( Namun tiba-tiba komputer X berbunyi ) Ada apa ?!

X : Perlindungan dan pengambilan data gagal.

Z : Pembunuhan virus juga gagal.

Axl : Apa...!? Kalau begitu gunakan copy.

X : Baik.

Axl : Z, coba sekali lagi.

Z : Baik.

X : Pengambilan data dengan copy gagal.

Z : Pembunuhan virus sukses. Ah….!!? Tidak…..!!

Axl : Ada apa !?

Z : Pembunuhan gagal. Virus beregenerasi kembali…!!!

Axl : Apa.....!!? Tidak mungkin...!! Sial….!!

X : Ketua, sekarang kita harus bagaimaan ?

Axl : Kalau begitu, X. Gunakan Klon. Klon data sebanyak mungkin dan lindungi.

X : Ta….tapi. Itukan akan meng-Klon virus itu juga.

Axl : Tidak ada cara lain. Dan kau, Z. Hapus Klon yang terkena virus.

Z : Apa..!? Menghapusnya..!? Tapi itu akan menghapus virus itu jugakan.

Axl : Apa kau lupa, ini adalah Klon. Selama data yang terlindungi tidak terinfeksi. Klon yang lain tidak akan berguna. Baiklah, kita mulai X, Z……!!!

X : Siap.

Z : Siap.

X : Persiapan perlindungan dan pengambilan data, siap.

Z : Penghapusan, siap.

Axl : Hey, kau yang disana.

A2 : A..a..iya.

Axl : Bersiap untuk melacak.

A2 : Baik.

Axl : Jalankan sistem Klon.

X : Sistem Klon dijalankan.

Axl : Z, bagaimana virusnya ?

Z : Bisa, virus bisa dihapus.

Axl : ( Ternyata memang harus mengahapus datanya ) X, bagaimana ?

X : Aku masih terus mencoba.

Axl : Kalau begitu teruskan.

X : Siap.

Axl : Hey, kau yang disana, bagaimana ?

A2 : Belum bisa.

Axl : Hmm….( Seraya berpikir ) ( Tunggu dulu ) Tidak mungkin..!!

Z : Ada apa ketua ?

Axl : X, Z. Teruskan tugas kalian. Aku akan menggunakan “cermin”.

X : “Cermin” ? Untuk apa ?

Axl : X, Z. Asaal tahu saja, virus yang kalian hadapi ini adalah Virus X dan Virus Zero.

X : Apa..!?

Z : Apa..!? Tidak Mungkin..!!

Axl : Kalian sudah tahukan, kalau virus ini sulit untuk di”bunuh”. Dan hanya ada satu cara untuk me”mbunuh”nya, dengan “cermin”.

Ketua : ( Mereka benar-benar hebat )

Axl : Hey, kau. Begitu Aku jalankan “cermin” bersiapalah.

A2 : Baik.

Axl : ( Axl terus mengetik ) ( Kali ini mati, kau ) ( Tek )

Ibu : ( Disuatu tempat ) Heh...!! ( Ibu Riku tersenyum sinis )

Axl : A..apa..!? Tidak mungkin..!?

Z : Ada apa ketua ?

Axl : Virusnya dibalikan kembali.

Z : Apa…!?

X : Itu tidak mungkin..!!

Axl : Sial..!! Apa yang harus Aku lakukan ?

X : Ketua, jangan menyerah.

Z : Benar ketua. Jangan menyerah, pasti ada cara. Kami akan selalu percaya padamu.

Axl : X, Z.......Kalian. Baiklah, ini adalah cara yang terakhir. X, Z. Hentikan tugas kalian.

X : Apa….!?

Z : Ketua, apa yang kau katakan ?

Axl : Sudah, percayakan saja semuanya kepadaku.

X : Ketua.

Z : Ketua. Baiklah, Aku percaya.

X : Z, apa yang kau katakan ?

Z : Sudah, percayakan saja semuanya kepada ketua.

X : Baiklah. Jika kau bicara seperti itu. Ketua, Aku percaya kepadamu.

Axl : Terima kasih. Nah...mari kita mulai. ( Pertama, guanakan “cermin” pada setiap data base dan data data utama. Lalu, gunkan Klon pada setiap data base dan data utama. Kemudian menghancurkan “cermin”nya. Bisa..!! Bagus ) Lacak sekarang.....!!!

A2 : Baik. Bisa...!!! Bisa dilacak..!!

Sartan : ( Ditempat Sartan ) Yah...meskipun terlihat agak tua. Tapi, Aku sudah berusaha dengan maksimal. Ini memang mirip.

Sugi : Begitu, yah.

Sartan : ( Tiba-tiba komputer Sartan berbunyi ) ( Tit, tit, tit, ) Ah…!?

Sugi : Ada apa ?

Sartan : Komputerku terkena virus. Ah...!? Tidak hanya itu saja. Aku terlacak. Tunggu sebentar Pimpinan. ( Seraya mengotak-atik komputernya ) ( Virus ini….. )

A2 : ( Ditempat Axl ) Letaknya Barat Daya dari tempat ini. Blok E20 No. 23.

Ketua : Umumkan kepada semua Agen....!!!! Tangkap orang ini....!!!!

A1 : Siap...!!!

Sartan : ( Ditempat Sartan ) ( Tidak salah lagi, ini Virus X dan Virus Zero ) Hah...halo, Pimpinan.

Sugi : Bagaimana ?

Sartan : Sepertinya sulit. Aku keluar Pimpinan.

Sugi : Kalau begitu cepat keluar dari situ.

Sartan : Baik. ( Tit ) ( Seraya mematikan HP )

Amalia : Bagaimana ?

Sugi : Sepertinya, apa yang dikatakan oleh Ubo benar. Ada penghianat diantara kita.

Axl : ( Ditempat Axl ) Hah...nyaris saja.

X : Ketua, kau hebat.

Axl : Terima kasih, X. Tanpa kalian Aku juga bukan apa-apa. Bagaimana datanya ?

X : Data terlindungi dengan sempurna.

Z : Virus sudah lenyap sepenuhnya. Sebenarnya bagaimana ketua menghadapinya ?

Axl : Aku menggunakan “cermin” pada semua data utama dan data base. Lalu, dengan “cermin” itu Aku balikan virusnya kepada orang yang mengirimnya sekaligus menghancurkan “cermin”nya juga, sehingga dia akan terkena virus itu juga.

Z : Ketua memang hebat.

Ketua : ( Seraya mengangkat telepon yang berbunyi ) Apa…!? Orangnya tidak ada..!!

Axl : Ah....!?

Agen : ( Para Agen berada di tempat sartan ) Benar, yang tersisa disini hanyalah sebuah laptop dan sekaleng minuman.

Ketua : Begitu, yah. Kalau begitu teruskan penycariannya.

Agen : Siap.

Axl : Ada apa ?

Ketua : Sepertinya dia berhasil lolos.

Axl : Begitu, yah.

Ketua : Hah…sial.

X : Ketua..!!!

Axl : Ada apa ?

X : Ada data yang hilang

Axl : Apa…!?

Ketua : Apa…!? Bagaimana bisa !!?

Axl : Biar Aku periksa. ( Seraya terus memeriksa. Tiba-tiba Axl ingat perkataan A1 ) Ah...!? ( Jangan-jangan……) ( Seraya memeriksa ulang ) Sial….!!! Aku lengah…!!! ( Seraya memukul meja )

X : Ketua.

Axl : Dia menggunakan “dinding”. Kita ditipunya mentah-mentah. Sial…!!!

Ketua : Apa maksudmu ?

Z : Maksudnya adalah, orang yang mengirim virus dan mengacak-acak data itu tidak terlacak. Yang terlacak adalah orang yang satunya.

Di markas Para Geneiy. Semua Anggota berkumpul.

Sugi : Apa semuanya sudah berkumpul ? Dengar baik-baik, akhir-akhir ini kita mengalami sedikit masalah, namun semua itu bisa kita atasi. Banyak orang yang mengincar kita dari berbagai penjuru dunia. Dan itu membuat kita sedikit kerepotan. Dan karena itulah, rencana kita percepat besok.

Rosa : Percepat ?

Sugi : Iya. Karena beberapa hari ini BIN gencar mengejar kita, dan tidak kemungkinan tempat kita ini sudah diketahui oleh BIN. ( Seraya berdiri ) Nah...Besok kita mulai rencananya. Semuanya lakasanakan. ( Senua Anggota pergi )

Di marakas BIN pusat. Semua Anggota BIN berkumpul.

M : Kalian semua mungkin ada yang sudah mengenal Aku dan mungkin juga ada yang belum tahu. Tapi itu tidak penting, kalian dikumpulkam disini bukan tanpa sebab. Kemarin, ada orang yang mengacak-acak data di BIN. Dan salah satu data yang terpenting hilang, data mengenai Geneiy. Oleh karena itu, sebagian dari kalian Aku tugas kan untuk menyelidiki hal ini. Dan sebagian lagi Aku tugaskan untuk menangkap Anggota Geneiy disalah satu tempat 10 “God Father” tinggal. Laksanakan..!!!! ( Semuanya pergi )

Di rumah salah satu “God Father”. Semua Anggota Bin mengepung dan menggeledah rumah tersebut.

Agen x: Cepat periksa semuanya…!!! ( Seraya langsung menerobos masuk )

Ama : Apa yang terjadi disini...!? Hey..!! Kenapa kalian menerobos masuk tanpa izin…!!! Apa kalian tidak tahu rumah siapa ini….!!!!??

Agen x: Badan Intelijen Negara. ( Seraya mengacungkan ID ) Kami ditugaskan menggeledah isi semua rumah ini.

Ama : Kau tidak bisa menerobos masuk rumahku sembarangan tanpa surat penggeledahan........!!!!!!!

Agen x : Kami punya. ( Seraya menunjukannya )

Ama : A..ah..Kau tahu rumah siapa ini...!!!?

Agen x : Kami tahu.

Ama : Kalau begitu cepat keluar dari rumahku....!!! Kalau tidak, akan Aku perintahkan “God Father” lainnya untuk mencabut bantuan kepada kalian….!!!

Agen x: Itu juga tidak bisa kami lakukan. Lagi pula “God Father” yang lainnya setuju dalam penggeledahan ini. ( Seraya menyerahkan surat )

Ama : Apa….!? ( Seraya mengambil dan membacanya ) Heh….!!

Agen y : Ketua.

Agen x : Ada apa ?

Agen y : Terdapat sidik jari yang sama dengan yang ada di laptop

Agen x : Apa ada data mengenai sidik jari tersebut ?

Agen y: Tunggu sebentar. ( seraya mengeceknya dengan laptop ) Sidik jari ini atas nama Sartan Kyonosuke.

Ama : Apa....!?

Agen x : Tangkap dia.

Ama : Tu...tunggu dulu..!!! Aku tidak terlibat dalam Geneiy…!!! ( Seraya memberontak ) Hentikan…!!!

Agen x : Penjelasanmu nanti saja. Bawa dia.

Agen z : Ketua.

Agen x : Ada apa ?

Agen z : Ditemukan keganjilan disatu kamar. ( Mereka pun segera memeriksanya )

Agen x : Sepertinya memang ada ruangan dibalik dinding ini.

Agen w: Ketua.

Agen x : Ada apa?

Agen w: Ada tombol mencurigakan dibawah meja penerangan.

Agen x: Biar Aku lihat. ( Seraya memeriksanya kemudian ditekannya tombol itu. Ruangan rahasiapun terbuka ) Cepat periksa ruangan ini.

Agen w: Siap. ( Tidak berapa lama kemudian ) Ah….!? Ketua.

Agen x : Ada apa ?

Agen w: Lihat. ( Seraya menunjukan laptop yang terbuka )

Agen x : Hmm…..sebuah laptop. ( Seraya memeriksanya ) Ah…!? ( Agen x menemukan Folder bertuliskan Geneiy dan membukanya. Disitu terdapat video Sartan )

Sartan : “ Wah….kalian hebat, bisa menemukan tempat ini. Tapi maaf, kau tidak bisa dapat apa-apa dari sini. Tapi, Aku sudah menyiapkan kejutannya. Lima. Empat”.

Agen x : Ah..!? Kejutan..!?

Sartan : “Dua”.

Agen x : Semuanya lari……..!!!!!!!!

Sartan : “Satu”. ( DUAAAAARRRR.........!!!!!! )

Sartan : ( Disebrang jalan ) Heh...!!! Payah. Makanya, jangan menganggap remeh kami.

Di marakas pusat BIN.

K. BIN: ( Seraya mengangkat telepon yang berbunyi ) Iya. Apa…!? Meledak…!? Bagaimana dengan para Agen ?! Iya. Begitu, yah. Baik. Akan Aku sampaikan. ( Seraya menutup kembali telepon ) Ketua.

M : Hmm….

K. BIN: Rumah salah satu “God Father” itu meledak. Dan para Agen didalamnya tidak berhasil selamat.

M : Begitu, yah. Ternyata mereka telah mempersiapkan semuanya dari awal. Kita terlalu menganggap remeh mereka.

K. BIN: ( HP berbunyi ) Iya, ini Aku. Ketua, dari Agen khusus. ( Seraya menyerahkan HP nya )

M : Iya. Rupanya kau. Bagaimana ? Hmm…..begitu, yah. Itu terserah padamu, kalau kau sanggup akan kuberikan tugas itu padamu. Baiklah. ( Seraya menyudahi pembicaraan ) Perintahkan kepada semua Agen…!!! Polisi…!!! Detasemen 88....!!! Kali ini kita akan menagakap ikan besar.

Sura : ( Ditempat lain ) Hehehehehe......

Di markas Geneiy.

Sugi : Amalia.

Amalia : Baik. ( Seraya menelepon Ibu Riku )

Ibu : Halo.

Amalia : Halo. Ini Aku. Bagaimana ?

Ibu : Sesuai dengan perintahmu. Aku sudah menghapus semua data mengenai kalian dari data utama dan data base di BIN. Sekarang serahkan anakku.

Amalia : Disini ada ahli komputer, jika kau berbohong maka kau tahu akibatnya.

Ibu : Aku mengerti.

Amalia: Kita bertemu di Cafeteria. Ingat, Jika ada hal yang mencurigakan, nyawa anakmu taruhannya.

Ibu : Iya. Aku mengerti.

Sugi : Bagaimana ?

Amalia : Kiata bertemu di Cafeteria.

Sugi : Begitu, yah. Kau ikut dengan Amalia.dan jangan macam-macam

Riku : Iya.

Sugi : ( Amalia, Sugi, dan Riku pun berjalan keluar dari markas hingga persimpangan jalan, mereka pun berpisah ) Kita berpisah disini.

Amalia : Iya.

Disisi lain. Ibu Riku sedang menuju Cafeteria, namun dihadang beberapa mobil hitam.

Ibu : Ah…!? Ada apa ? ( Seraya berhenti mendadak )

Sopir : Ada yang menghadang kita. ( Tiba-tiba pintu jendela mobil diketuk. Ibu Riku pun membuka jendela kaca mobilnya )

Agen a : Badan Intelijen Negara. ( Seraya menunjukan ID ) Mohon ikut kami sebentar.

Ibu : Ah..!? ( Kenapa harus disaat seperti ini…… ) Tunggu sebentar. ( Seraya mengambil sesuatu dari dalam tas ) ( Sroot….!! ) ( Ibu Riku menyemprotkan semprotan mericanya )

Agen a : Aaaaaaa...h.....mataku..!!!

Ibu : Cepar Jalan….!!!!

Spoir : Ba..baik.. ( Mobil pun segera berjalan )

Agen b : ( Seraya turun dari dalam mobil ) Hey..Ada apa..!?
Agen a : Ce..cepat kejar mobil itu…!!! Ah…..!! Sial…!!! Mataku… ( Seraya memegang matanya )

Sopir : Kita diikuti Nyonya.

Ibu : ( Gawat, kalau terus begini ) Belok kekiri, kekanan, kanan, apa kita masih diikuti ?

Sopir : Sepertinya kita sudah tidak diikuti lagi Nyonya.

Ibu : ( Bagus )

Agen b : Sial…!! Kita kehilangan dia.

Ibu : ( Sesampainya di Cafeteria ) Ah...!? Riku..!!

Amalia : Berhenti disitu. ( Seraya menodongkan pistol )

Ibu : Ah..!?

Riku : Ibu....

Amalia : Kau boleh pergi. ( Seraya bicara nyaring )

Agen b: Ah..!? Itu dia. Berhenti..!! ( Ah..!? Dia kan..!? ) ( Seraya langsung mengambil senjata dari belakang ) Jangan bergerak….!!!

Amalia: Sudah kuduga. ( Seraya menarik paksa Riku sebagai tameng dan menembaki Agen b ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Agen b : Ah…!? ( Seraya menghindar )

Ibu : Hentikan…….!!!!!!

Amalia : Kau menjebakku.

Ibu : Aku tidak menjebakmu.

Agena : ( Seraya keluar dari mobil dan menodongkan pistol dibalik mobil ) Menyerahlah…!!! Dan lepaskan sandera itu..!!!

Amalia : Sial. Maafkan aku Riku…( Seraya bicara nyaring ketelinga Riku ) ( Dor, Dor )

Riku : Ah...!? ( Ibu Riku ditembak oleh Amalia ) Ibu….!!!!

Amalia : Diam. Kalau tidak, kau juga mati.

Riku : Ah..!? ( Kemudian Riku pun menundukan kepalanya ) Hiks....hiks….hiks…hiks

Agen a : Ah…!? Sial…!!

Agen b: Markas pusat. Markas pusat. Disini Agen a dan Agen b. Segera kirim bantuan. Salah satu Anggota Geneiy muncul di Cafeteria. Satu orang tertembak dan satu orang lagi disandera. Cepat kirim bantuan...!!! ( Seraya menyudahi ) Sial...!!

Amalia : Dengar, Ibumu belum mati. ( Seraya berbisik )

Riku : Ah...!?

Amalia : Tapi jika kau tidak membantuku, kau dan ibumu bisa mati.

Riku : Hiks...hiks...iya...hiks..hiks...

Amalia: Pergilah ke utara dari Cafeteria ini sampai kau menemukan Kedutaan Besar Amerika. Temui Sugi di basement, cegah dia untuk meledakkan gedung itu. Hanya kau yang bisa mencegahnya.

Riku : Aku mengerti.

Amalia : Bagus. Satu hal lagi, apapun yang terjadi jangan kembali.

Riku : Iya.

Amalia : Pergilah. ( Riku pun pergi )

Agen a : Kesempatan.....!!!! ( Seraya menembaki Amalia ) ( Dor, Dor, Dor, Dor, Dor )

Amalia : Ah....!?

Riku : Amalia....!!!!! ( Seraya berbalik )

Amalia : Pergi....!!!

Riku : Ah....!? Uh......( Seraya berpaling dan pergi )

Amalia : A..a..ah...hah..hah...hah…

Agen a : Menyerahlah……!!!

Amalia : Hah…hah…..hah….( Dor, Dor, Dor, Dor, Dor ) ( Seraya menembaki )

Agen a : Ah..!!? ( Seraya berlindung ) ( Dia masih bisa bergerak )

Amalia: Hah…hah…maafkan Aku Sugi…hah….hah…( Seraya menodongkan pistol kekepala )

Agen b : Ah….!? ( Dor )

Para Anggota Geneiy yang lainnya, masing-masing berpencar menjalankan apa yang diperintahkan oleh Pimpinan. Yaitu meledakkan Kedutaan Besar dan Rumah Ibadah. Namun, para Anggota terkepung oleh Polisi, BIN, juga Detasement 88.

Tidus : Hmm…..( Seraya tersenyum )

Reva : Heh…!!

Eloin : Eh…!?

Rosa : ..........

Jin : Wah-wah......

Naga : Apa ini ?

Dama : …….

Agen 1 dan Agen2 sedang mengintai Ubo yang sedang menuju Gereja. Tidak berapa lama kemudian Ubo keluar.

Agen 1 : Apa kita bergerak sekarang ?

Agen 2 : Tunggu dulu.

Ubo : Keluarlah. Jangan bersembunyi seperti itu. ( Seraya berbalik dan menembak dengan Granat Launcher yang dibungkus tas ) ( Derrrrd…. )

Agen 1 : Ah…!?

Agen 2: Ah…!?

Ubo : Kalian kira Aku tidak tahu, heh…..!!! ( Agen1 dan Agen 2 berhasil menghindar )

Agen 2: ( Seraya memberikan kode ke Agen 1 ) Sebenarnya apa tujuan kalian…..!!!? ( Seraya keluar dan langsung menembak ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Ubo : ( Seraya berlindung ) Tujuan, Heh..!!? (Seraya keluar dan langsung menembak ) ( Deerrrd… )

Agen 2: Ah…!? ( Seraya berlindung ) Huh…nyaris saja (Seraya keluar dan langsung menembak ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Ubo : ( Seraya berlindung dan keluar lagi ) Tidak ada hal seperti itu…..!!!! ( Deerrd... )

Agen 2: ( Seraya berlindung dan keluar lagi untuk menembak )Apa…!? Lalu, apa yang kau lakukan ini…!!!? ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Ubo : Ini hanyalah sebuah tugas…!!!! ( Deerrrd… ) ( Seraya keluar dan menembak )

Agen 2: Tugas…!!!! Apanya yang tugas….!!!! ( Seraya keluar bersamaan dan saling menembak ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Ubo : Kau tidak perlu tahu….!!!! ( Deerrrd… )

Agen 2 : ( Agen 2 terkena tembakan ) Uh..!!!

Ubo : Ahahahahah……. ( Tek ) Ah…!? ( Seraya ditodong pistol dari arah belakang )

Agen 1 : Jangan bergerak.

Ubo : Cih….!!! ( Seraya melempar Granat Launchernya )

Agen 1 : Kau tidak apa-apa ?

Agen 2 : Hanya terserempet saja.

Ubo : Wah…sepertinya rencana kalian berhasil.

Sementara itu, Riku terus berlari menuju ke Kedutaan Besar Amerika. Disana juga Sura sudah menunggu.

Sura : Halo, Pimpinan. Kenapa lama sekali ? ( Seraya menumpuk kartu )

Sugi : Sura. Apa yang kau lakukan disini ?

Sura : Hehehehehe.....hanya menjalankan tugas.

Sugi : Bukankah tugasmu bukan disini ?

Sura : Oh...Benarkah.Kalau begitu Aku salah (Tumpukan kartu itupun jatuh ) Hmm....payah. Omong-omong Pimpinan. ( Seraya berdiri ) Aku ingin sekali bertarung denganmu, untuk merebut posisi sebagai Pimpinan.

Sugi : Jadi, itukah tujuanmu datang dan bergabung dengan kami.

Sura : Itu bohong. Tujuanku yang sebenarnya adalah untuk membunuhmu. ( Seraya langsung menembak ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sugi : Ah…!? ( Seraya menghindar ) Jadi, kau Agen yang menyamar ?

Sura : Sudah ketahuan, yah. Ya…Aku adalah Agen yang menyamar. Tapi itu juga bohong. Hehehehehe…..Yang sebenarnya tejadi adalah Aku dibayar oleh BIN untuk membunuhmu. Dataku dirubah, dan kemudian Aku masuk sebagai Anggota Geneiy.

Sugi : Jadi begitu. ( Seraya keluar dan menembak ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sura : Hmm…. ( Seraya berlindung, kemudian membalas tembakan ) ( Dor, Dor, Dor )

Sugi : ( Kemudian keduanya keluar secara bersamaan dan saling menembak ) Kali ini kau akan mati. ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sura : Hmm…( Dor, Dor, Dor, Dor ) ( Kemudian Suki Pun mengeluarkan pistol lagi dari belakang ) Ah...!!!? ( Seraya berlindung ) ( Sura pun terkena tembakan ) Sial.

Sugi : Itulah hukuman bagi penghianat.

Sura : Kau memang hebat, Pimpinan. ( Keduanya pun keluar dan menembak ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sugi : ( Dor, Dor, Dor, Dor ) ( Seraya berlindung ) Kau pikir, sebagai Pimpinan Aku bodoh. Aku sudah tahu saat Ubo memberitahuku bahwa ada penghianat diantara Anggota. Saat itulah Aku perintahkan Sartan untuk menyusup ke data base BIN. Dan yang dilihatnya adalah, kau yang berusia lebih tua dari sekarang.

Sura : Hehehehe…..hebat-hebat. Kalian benar-benar hebat. Tapi, cukup sampai disini. ( Keduanya keluar bersamaan ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sugi : Apa yang akan kau lakuakan dengan luka seperti itu ? ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sura : Inilah yang akan Aku lakukan….!!! ( Seraya melemparkan granat tangan dan menembaknya )

Sugi : Ah…!!? ( Granat ) ( Duuuaarrrr…….!!!!! )

Riku : ( Dalam perjalanan ) Ah…!? Sugi.... ( Aku harus bergegas )

Sugi : U….u…uh...!!! A….a....ah.....hah....hah… ( Seraya mencoba bangkit )

Sura : Hehehehehe……Maaf Pimpinan. Kau harus mati. ( Seraya berjalan menodongkan senjata kearah Sugi )

Riku : Hentikan….!!!! ( Riku datang menghadang ) Hah….hah....Aku mohon hentikan. Jangan saling membunuh lagi. Hah…hah….Aku mohon.

Sugi : Riku….

Sura : Cepat minggir.

Sugi : ( Sugi pun langsung berdiri dan mengancam Riku dengan pisau disamping lehernya ) Jangan bergerak.

Riku : Ah..!?

Sura : Lepaskan gadis itu.

Sugi : Buang senjatamu. Atau…..( Seraya menyayat tipis )

Riku : Ah…..!?

Sura : Jadi inikah Pimpinan Geneiy yang dicari diseluruh dunia itu ? Heh...!! Tak kusangka kau pengecut. ( Seraya melempar senjatanya )

Di Gereja. Tempat Agen 1 dan Agen 2.

Agen 2 : Cepat beritahu kami, dimana kau sembunyikan bomnya ?

Ubo : Sembunyikan. Heh.....!! Kalian memang bodoh.

Agen 1 : Apa kau bilang….!? ( Seraya menendang )

Ubo : ( Duak…!!! ) Cuih…!!! ( Seraya meludahi Agen 1 ) Akan ku bunuh kalian…..!!!

Agen 1 : Kau…!!! ( Seraya menendang bertubi-tubi )

Agen 2 : ( Orang macam apa mereka, meski ditendang bertubi-tubi seperti itu mereka tetap tidak apa-apa ) Cukup...!! Hentikan Agen 1....!!!

Agen 1 : Hah.....hah....hah.... ( Dia )

Ubo : Kenapa ? Apa kau lelah ?

Agen 1 : Apa….!? ( Dia…!! ) ( Seraya menendang lagi )

Agen 2 : Hentikan…..!! Sudah, Cukup….!!! Agen 1….!!!

Di basement Kedutaan Besar Amerika.

Sugi : Hah...hah...hah...Uh...!! ( Sial..! )

Sura : Nah, cepat lepaskan gadis itu. Ini hanya urusan kita berdua.

Sugi : ( Seraya berbisik ) Riku, cepat pergi saat Aku melepaskanmu. Pergi sejauh mungkin.

Riku : ( Seraya bersuara nyaring ) Aku tidak mau.

Sugi : Apa kau bilang ?

Riku : Apa kau tidak mengerti juga. Aku sangat menyukaimu, Sugi. ( Seraya melihat kewajah Sugi ) Demi kau Aku rela mati. ( Seraya memegang tangan Sugi yang menodongkan pisau dileher. Lalu, menyayatkanya sendiri pisau itu )

Sugi : Ah….!? Ruku…..( Riku pun jatuh didekapan orang yang dicintainya dengan bersimbahkan darah )

Sura : ( Kesempatan…!! ) ( Seraya melompat mengambil pistol yang dilemparnya tadi dan menembakkannya ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sugi : Ah….!? ( Seraya menghindar dan sembari membawa Riku )

Sura : Hehehehehe…..Sekarang kau tidak bisa kemana-mana lagi.

Sugi : Riku....Apa yang kau lakukan ? Kau bodoh ? Uh..!! Awas kau……!!! ( Seraya berlari dan mengambil pistol dilantai dan menembakkannya ) ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sura : Hehehehe….Kali ini kau akan mati ditanganku...!!!! ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sugi : Kau saja yang mati….!!!!! ( Dor, Dor, Dor, Dor )

Sura : Heh…!! ( Seraya melemparkan granat dan menembaknya )

Sugi : Cara yang sama tidak akan berguna. ( Seraya lari dan menendang granat )

Sura : Ah...!?
Sugi : Sudah kubilang....... ( Dor ) ( Sugi menembak granat itu )

Sura : Hehehehehe..... ( Duuaaarr......!!!! )

Sugi : Kau saja yang mati. ( Suki berjalan menghapiri Riku ) Riku….Kenapa kau lakukan ini ?

Riku : Karena…..Aku….Mencintaimu…..Sugi…..

Sugi : Riku....... ( Seraya membopong Riku....)

Dijalan. Terlihat Sartan sedang berjalan santai sembari membaca ramalan.

Sartan : “Bulan ke 3, tahun 06, bait ke 4. Kembang api dinyalakan. Kalender yang berharga berkurang. Minggu-minggu akan dirundung kesedihan. Lagu kematian dinyanyikan. Lebih baik mencari Anggota baru”. Hmm……ramalan yang hebat. Pimpinan, kau orng yang hebat. Aku kagum padamu. Aku akan menjalankannya sebagai prioritas.

Di Gereja tempat Ubo dan Agen 1, juga Agen 2.

Ubo : “.....Nyanyikan senandung kesedihan”.

Agen 1 : Apa….!?

Ubo : “Kembanga api akan menyalakan nyanyian setan”.

Agen 2 : Ah…!? Apa kau bilang…!?

Ubo : Semuanya.

Dijalan.

Sartan : Untuk menjalankan prioritas itu hanya satu.

Di Gereja Tempat Ubo.

Ubo : Semuanya menjalankan demi proritas.

Agen 1 : Proritas ?!

Ubo : Laksanakan…..!!!!!!

Sartan : Laksanakan…..!!!!!!

Tidus : Laksanakan…..!!!!!!

Reva : Laksanakan…..!!!!!!

Eloin : Laksanakan…..!!!!!!

Rosa : Laksanakan…..!!!!!!

Jin : Laksanakan…..!!!!!!

Naga : Laksanakan…..!!!!!!

Sogo : Laksanakan…..!!!!!!

Dama : Laksanakan…..!!!!!!

Kembang api pun meledak dimana-mana membuat kepanikan.

TAMAT

BAB XI

PENUTUP

Uhm...!!!! Akhirnya selesai juga. Hah….benar-benar melelahkan. Perjalanan dan perjuangan yang sangat berat. Namun hasilnya setimpal. Oh, iya. Hampir lupa Aku berterima kasih kepada TUAN. TUAN terima kasih, yah. Nah...sudah. Ah...hampir lupa, inikan bab penutup. Ok, Aku hanya ingin menerangkan sesuatu kepada kalian saja. Soalnya, mungkin kalian ada yang tidak mengerti atau tidak paham mengenai karyaku ini. Benarkan ? Pada bab ini Aku hanya ingin menjelaskan sedikit saja mengenai “ketidak pahaman itu”. Ok , kita mulai pada bab I.

Pada bab I, menjelaskan tentang “Dunia Paralel” yang ditulis atau diceritakan oleh HIRO MASHIMA itu sendiri. Namun dari sinilah tulisan itu berkembang sehingga muncul banya ide. Mungkin ada yang berpikiran “Ini terlalu berlebihan”, “aneh”, atau “kok isinya seperti ini ? “, dan masih banyak lagi. Aku sendiri malah berpikir itu ada benarnya juga. Soalnya begini, orang jepang tidak menulis atau membuat cerita komik berdasarkan khyalan saja, namun juga kenyataan. Contohnya saja komik “RAVE” itu sendiri, disitukan menceritakan “Dunia Paralel”. Dunia yang dikatakan oleh profesor yang ada di seluruh dunia, sebut saja Profesor Steven Hawking, Profesor Michio Kaku, dan sebaginya. Terus contohnya lagi, dalam serial game Final Fantasy, “summon” para jagoan atau musuh, diambil dari legenda-legenda rakyat atau negara lain. Karena itulah, tidak memungkinkan bahwa “Dunia Paralel” itu memang ada.

Lalu tiba-tiba, Aku berpikir bahwa dunia ini “Dunia Seri”. Waaa......tambah membingungkan. Tapi tunggu dulu, jangan langsung pusing. Akan Aku jelaskan kenapa Aku berpikir seperti itu. Soalnya begini, kalau kita tidak tinggal di “Dunia Paralel”, mungkin saja di “Dunia Seri”. “Dunia Paralel” adalah dunia diatas dunia nyata. Sedangkan “Dunia Seri” adalah dunia yang segaris dengan dunia nyata. Inilah perbedaannya. Sekarang kalian mengerti. Dunia nyata yang ada di “Dunia Paralel” berbeda dengan dunia nyata yang ada di “Dunia Seri”. Dunia nyata yang ada di “Dunia Paralel” adalah bumi kita ini. Sedangkan dunia nyata yang ada di “Dunia Seri” adalah dunia setelah kematian ( Dunia Akhirat ). Begitulah. Kalian mengerti ? Uuh....bukankah pemikiran yang seperti itu keren. Ahahahaha…….Aku terlalu membanggakan diri sendiri. Apa masih ada yang belum dimengerti ? Pasti sudah mengerti semuanya. Kalau belum, baca sekali lagi saja. Ahahahaha....^^Soalnya kadang-kadang Aku juga suka bingung pada tulisanku sendiri. Ya....jadinya harus dibaca ulang.

Nah....selanjutnya masalah Teori. Hmm....dalam bab ini Aku menyatakan teori, yaitu Teori Sugi 1, Teori Sugi 2, dan Teori Sugi 3. Mungkin diantara kalian ada yang mentertawakannnya. Tidak apa-apa. Tapi, hey….bolehkan kita membuat teori. Tidak ada yang melarang, bukan ? Siapapun boleh membuat teori. Oleh karena itu ,buatlah sebanyak mungkin teori yang kalian ingin buat. Soalnya dari SD atau SMP, yah ? Aku berkeinginan membuat teori. Tapi, selalu keduluan. Contohnya saja, waktu itu Aku berteori kalau binatang yang ada di dunia ini, berasal dari binatang masa lalu. Begitulah. Namun, waktu Aku SMP dan membaca sebuah buku LKS Biologi, ternyata teori itu sudah diungkapakan dan dibuktikan oleh Darwin. Waaaa…..hatiku hancur membacanya ( T-T ) Tapi Aku tidak berputus asa. Aku membuat teori lagi. Namun, lagi-lagi sudah ada yang mendahuluinya. Hah.....payah. Sejak saat itu Aku berusaha membuat teori yang belum ada di dunia ini, dan hasilnya adalah Teori Sugi ini. Entah Aku tidak tahu apa sudah ada yang mengungkapakannya atau belum. Kalau belum syukur, deh. Dan Aku juga mempunyai dua teori lagi, yaitu teori yang menentang Teori Darwin bahwa kita ini berasal dari keturunan monyet atau apalah dan juga.....Hmm.....Aku lupa yang satunya. Sudahlah itu nanti saja.

Kemudian dalam Teori Sugi 1, sebenarnya tidak ada kepastian. Mengapa ? Karena Aku sendiri bingung mana yang dunia nyata ? Apa bimu yang kita diami ini atau dunia akherat. Tapi, Aku ambil dunia nyata adalah dunia setelah kematian, dengan kata lain dunia akherat.

Teori Sugi 2, sebenarnya in adalah turunan dari Teori Sugi 1. Dan didalam Teori Sugi 1 sudah ditetapkan bahwa dunia nyata adalah dunia akherat. Didalam kitab dijelaskan, bukan ? Kalau Anda tidak tahu lebih baik baca lagi , deh. ^^

Teori 3 juga masih turunan dari Teori Sugi 1. Dan disni juga tidak ada kepastian, kenapa tidak ada kepastian lagi ? Ya…..soalnya ada dua kemungkinan lagi. Pertama, masa lalu bisa merubah masa depan atau masa lalu tidak akan bisa merubah masa depan. Lihat, tidak pastikan ? Soalnya di dunia ini tidak ada kepastian. Dan selalu ada dua pilihan. Namun, dalam penjelasan Teori Sugi 3, HIRO “mengatakan” bahwa “.........Sedikit perubahanpun akan menjadi perubahan besar bersama waktu”. Artinya, masa lalu bisa merubah masa depan. Jadi, kalian setuju dengan yang mana ?

Lanjut ke bab II. Dalam bab ini, sebenarnya kita diberitahukan untuk bertanya kepada diri kita sendiri dan mencari kebenaran dari “Dunia Paralel”. Aku pernah membaca buku berjudul “Mereka yang merugi dan yang beruntung” karya La Rose. Isinya tentang kehidupan kita yang singkat ini, dan juga mengenai harapan orang dan pertanyaan-pertanyaan buat kita sendiri. Dan apa yang di”katakan” oleh La Rose ada benarnya juga, bahwa hidup ini singkat. Awalnya Aku tidak percaya, namun sekarang Aku merasakannya. Hidup ini singkat, waktu bagai terkompres. Hanya sebentar. Dari sekian banya kenangan tentang kesenangan, kesedihan, keputusasan, ketidakmampuan, kebencian, keterpurukan hidup, dan sebagainya. Yang dingat hanya sedikit atau bahkan sebagian saja. Benarkan ? Wahai eksekutif muda, mahasiswa, pelajar, dan siapapun yang membaca ini. Begitulah.

Oh, iya. Aku hampir lupa, dalam bab ini ada kata “fokus”. Kenapa ? Karena Aku akhir-akhir ini sering menonton program motivator disalah satu program TV swasta, yang didalam episode tersebut dikatakan kita harus fokus, kalau tidak fokus nantinya……Hmm….Aku lupa bagian ini. ^^ ( Ahahahahah….. ) Maaf-maaf, dari pada salah sebut bahayakan. Ya…pokoknya kita harus fokus saja. Tapi fokus apa ? Fokus terhadap satu bidang saja. Mau yang kita kuasai atau tidak kita kuasai, kita suka atau tidak kita sukai, pokoknya fokus saja pada salah satunya. Kenapa ? Karena ada sebuah pepatah tua Jepang mengatakan “Jika kita memburu dua ekor kelinci, kita tidak akan mendapatkan keduanya”. Anda pasti bingung atau mungkin saja tidak, atau Anda berkata ( mungkin ) “Kenapa tidak bisa mendapatkan keduanya ?” “ Ah….mungkin saja”. Tapi, hey….coba bayangkan ini, jika si pemburu memburu kelinci A, kemudian didekatnya ada kelinci B yang lebih dekat, lalu dia ganti sasaran ke kelinci B dan kelinci A lari, kemudian saat mau memburu kelinci B, kelinci B juga lari. Apa yang didapat ? Tidak ada kan ? Apa mau mengejarnya dengan jurus bayangan naruto ( tidak mungkin ). Dan yang didapat hanyalah…..ya…..tidak ada. Tidak dapat satupun kelinci. Jadi, Anda yang sekarang mempunyai dua pekerjaan, dua harapan, mulailah fokus terhadap satu saja. Sehingga kinerja Anda untuk mendapatkan harapan atau ahli dipekerjaan lain lebih besar dari pada dua harapan atau dua pekerjaan yang terlalu banyak menguras tenaga dan pikiran. Maka mulai dari sekarang fokuslah.

Uhm…!!! Disini juga Aku mengatakan bahwa teori adalah teori. Artinya jangan terlalu percaya pada teori, kenapa ? Ya.....teori itu sendiri lebih kepada pendapat saja. Tidak lebih. Ya....meskipun ada yang melalui pemikiran yang amat jenius dan juga dibuktikan. Lagi pula itu hanya pendapat. Tidak lebih.

Albert Einstein, sang penemu Teori Reltivitas. Steven Hawking, sang penemu….Hmm…Aku lupa^^ tapi berhubungan dengan lubang hitam. Kedua orang ini adalah orang yang Aku kagumi dan lumayan rumit Aku pahami mengenai Teori mereka. Kenapa kedua orang ini ? Pertama, Einstein, yang dilakukan Einstein hampir Aku lakukan ( Ini baru Aku sadari setelah Aku menonton acara TV swasta ), disitu Enstein memulai dengan sebuah senter, yang kemudian mencetuskan pemikiran bahwa “sinar yang dipancarkan sebuah senter, akan terus terpancar”. Ya….setidaknya seperti itulah yang dia omongkan. Ahahahaha…..^^ Dan dulu Aku berpikir “ jika cahya senter ini bisa sampai kediding rumah tetangga, yang dekat dan jauh. Berarti bisa kelangit. Tapi, apa orang-orang yang naik pesawat bisa melihat sinar senter ini ? Aneh”. Lalu, aku pun berkata dalam hatiku “Ah….nanti saja dipikirkannya, setelah aku dewasa”. Dan sekarang baru Aku sadar, kalau yang dilakukan Einstein, hampir Aku lakukan. Waaaa…..!!!! Seandainya Aku hidup sebelum Einstein, Einstein sekarang pasti “pengangguran”. Ahahahahaha…….^^ Becanda, kok.

Selanjutnya Hawking. Kenapa Hawking ? Karena dia adalah seorang teoriawan yang masih hidup sampai saat ini. Berikan tepuk tangan donk ( Plok, Plok, Plok….10x ) Dan Aku salut padanya, meskipun dia duduk dikursi roda dia tetap bisa membuat teori yang hebat, yang mengguncang dunia. Dan itu membuatku berpikir, “Kenapa orang yang duduk dikursi roda ( Bukan kursi roda biasa ) bisa membuat teori seperti itu ? Kenapa Aku tidak bisa..!?” Ya….seperti itulah. Namun, setelah detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun. Akhirnya….Aku membuat teori dengan penjelasannya lengkap….!!! (DONG…!!!) Hahahahahaha……Aku hebat, Bo. Aku berhasil membuat teori. Yaitu Teori Sugi 1, Teori Sugi 2, dan Teori Sugi 3. Yang membuat kita semua berpikir kebingungan. Tapi, tidak usah dipikirkan. Ok ?! Ahahahahaha.....^^

Lalu dibab III. Aku membuat cerita ( tapi mungkin lebih tepatnya skenario ). Hmm....kenapa ada cerita ( skenario ) di bacaan ini ? Pasti kalian bicara seperti itu, iya kan ? Atau mungkin saja “apa-apaan ini, tidak nyambung sama judulnya ?” atau “loh, kok ?” tidak apa-apa Aku tidak marah, kok. Hehehehehe.....soalnya waktu Aku memikirkan apa judul untuk bab selanjutnya, Aku tidak kepikiran sama sekali, soalnya Aku tidak punya ide. Waaaa......!!!! Teriakku seperti itu dalam hati. Lalu, tiba-tiba saja terlintas dalam pikiranku untuk membuat cerita. Tapi masalahnya adalah, Aku tidak bisa membuat cerita seperti novel. Lalu, “Ah.....Aku punya ide”. Kataku dalam hati. “Bagaimaan kalau Aku membuat skenario saja”, Yang kebetulan waktu itu juga Aku sedang membuat skenario. Kemudian jadilah seperti itu. Dan itu adalah salah satu dari karya skenarioku. Ya...meskipun masih berantakan, tapi tidak apa-apa, deh. Ahahahahah......Aku harap ada yang membacanya dan mengerti isinya ( jalan ceritanya ) dan mau membuatkan filemnya. Aku mohon......!!!! ( Dong....!!!! )

Hah....jadi berharap,deh. Tidak apa-apakan ? Hahahaha……Oh,iya. Hampir lupa, kalian sadar tidak kalau nama tokoh-tokoh dalam cerita ( skenario ) ini sebagian besar Aku ambil dari nama tokoh Anime Jepang dan tokoh game Jepang. Misalnya saja Amalia, nama Amalia Aku ambil dari komik “RAVE”, karya komikus Jepang HIRO MASHIMA. Konon, Amalia adalah orang yang terakhir hidup di dunia nyata, yang kemudian menemukan ingatan bintang dan mengembalikan dunia ke zaman kemakmuran. Tapi, justru itu adalah awal dari “Dunia Paralel”. Dosa umat manusia pertama. Amalia. Kemudian nama Amalia juga dipakai sebagai nama pedang ke 10 Lucia, “Dark Amalia” ( kalau tidak salah ) Ya....begitulah. Tapi, tadinya Aku enggan menggunakan nama itu. Soalnya, Aku ingin membiarkan nama itu ada didalam komik “RAVE”, dan mencari nama yang lain. Tapi tidak bisa, nyo. Aku begitu inginnya nama itu hadir dalam karayaku. Tadinya aku ragu, namun setelah mendengar alunan lagu EVO yang berjudul “Amalia”. Aku tidak ragu-ragu lagi, Aku tulis tokoh karakter itu Amalia, sekaligus judul. Soalnya dalam lagu EVO tersebut, yang berjudul Amalia, Aku suka seklai liriknya juga alunan musiknya. Apalagi saat Alda ( atau Elda, yah ? Aku lupa ) “menyebut”, “Amalia angel”. Wah.......Hatiku langsung riang gembira mendengar lagu itu. Apa lagi di”backing”i oleh suara Alda yang khas. Wuih....seneng Aku^^

Lanjut kekarakter selanjtnya. Sugi, loh ? Inikan nama si penulisnya ? Kalian berpikir seperti itukan atau juga tidak. Ya....begitulah. Bukan berarti Aku “narcist”loh, soalnya namku kan keren. Kayak orang jepang gitu. Ahahahaha……Aku serius. Kalau kata “moto”ditambahkan di belakng kata “Sugi”, menjadi Sugimoto. Iya kan ? Hahahahaha......becanda, kok. Alasanku memasukan namaku kekarakter ini adalah, karena Aku ingin berinteraksi dengan karakter lain dan numpang nama saja. Begitulah. Tapi nama sugi itu keren kan ? Apa kalian setuju ? Bagus. Tidak setujupun tidak apa-apa Akukan tidak memaksa.

Berikutnya Riku. Wah….Aku senang sekali menyebut nama itu. Kalau penggemar Final Fantasy ( FF ) pasti tahu nama ini. Yap….!!! Nama Riku Aku ambil dari Final Fantasy X / X2, kalau tidak tahu beli DVD gamenya donk. Biar tahu. Hehehehehe…..Dari semua karakter permpuan FF Aku paling seneng sama Riku. Mulai dari keperibadiannya yang ceria, berpikir positif, semangat, dan yang paling Aku suka adalah senyumnya. Wah….kalau sudah tersenyum, rasa gundah, iri, benci, tidak semangat, marah, semuanya jadi hilang. Seandainya ada orang seperti Riku, Aku mau menikahinya, tidak peduli ras, suku, agama, atau apapun. Aku akan menikahinya dengan mempeetaruhkan nyawaku ini. Itu pasti….!!!!! Oh, iya. Yang paling Aku suka dari Riku, tubuh molek dan seksinya itu, loh. Ahahahahahaha.....^^

Tapi, kalau ada yang menyuruh katakter mana yang disukai, Aku bingung. Tapi, perbandingannya seperti ini: Riku 40%, Tifa 40%, Yuna 10%, lain-lain 10%. Ya.....meskipun dulu suka Yuna, tapi setelah FF VII: AC keluar. Wow....!!!! Tifa cantik. Jadi pindah haluan, deh. Ahahahaha....^^ Apa lagi seyu ( duber ; pengisi suara ) nya adalah Ayumi Ito....!!! Komplit sudah. Aku pindah haluan sama Tifa. Oh, iya. Kalian tahu tidak, kenapa Aku suka Ayumi Ito ? Soalnya, “Mulut kucingnya” itu loh, yang bikin gemes. Aduh….kalau melihatnya Aku senang. Sama senangnya saat Aku melihat Riku senyum. Satu hal lagi, senyumnya Tifa. Aku juga suka senyumnya. Manis, kayak orangnya dan pengisi suaranya. Ahahahahah…..^^

Loh….? Kok kita malah membicarakan karakter-karakter dari game Final Fantasy. Tapi, tidak apa-apa, deh. Sekilas pengetahuan saja. Ok..!?

Bersambung………

Lanjut ke bab IV. Di bab ini dijelaskan mengenai “Dunia Paralel”, ya....meskipun hanya sedikit. Lalu, pada awal paragraph yang diberi tanda kutip itu, itu adalah kata yang ada di penjelasan Teori Sugi 3. Dan ada sedikit kesalahan atau mungkin tidak, soalnya kata-kata itukan “ucapan” HIRO MASHIMA, bukan teoriawan Amrik sono. Lagi pula, teoriawan Amrik sono terlalu sombong...!!!! Masa bumi akan hancur oleh tabrakan Asteroid yang sangat besar…….!!!! Ah….itu mustahil. Lagi pula, bumi ini, dunia ini, mempunyai tujuh lapis pelindung. Yah....meski salah satunya sekarang sedang rusak oleh kita, para manusia. Hah....jadi bicara masalah “Global Warming”, deh. Sudah ah.....!!!!!

Kemudian Aku sedikit mengutip dari Al Qur’an surat Al ‘ashr ayat 1-2, tentang nasib semua orang. Kerugian. Ya....kita semua dalam keadaan merugi, oleh karena itu kita para manusia berusaha keluar dari belenggu “kerugian”. Dengan cara apa ? Dengan cara berusaha untuk menghasilakan dan merubah nasib kita. Ingat ini, takdir dan nasib itu berbeda. Aku akhiri bab ini.

Bab V. Disini kalian harus memecahkan kode. Jika berhasil memecahkannya kalian akan tahu sedikit mengenai “Dunia Paralel”. Kejadian yang membuat kita tinggal di “Dunia Paralel”. Dan kalian boleh percaya atau tidak. Juga kenyataan bahwa Amalia tidak datang ke “Dunia Paralel” ini sendirian.

Gunakan petunjuk 1 = DO ó Biner cukup itu saja. Kuncinya adalah

A = 1 ó Biner

DO=A=1=tapi cukup DO=A=1 Aku harap kalian mengerti^^ Ini sama sulitnya dengan “Dunia Paralel” itu sendiri. Dan diantara kalian pasti tidak akan ada yang bisa memecahkannya. Ya…..meskipun kode ini tergolong kode menengah, dan bukan tingkat Super. Dan diatas tingkat super ada tingkat Elit. Hahahahahaha…..Aku tantang kalian. Gyahahahahah…….^^

Dan jika kalian ingin tingkat Super atau Elit, akan Aku berikan. Cukup kirim permintaan kalian via e-mail ke sugi@yahoo.co.id dengan syarat selesaikan atau pecahkan kode tingkat menegah ini. Oke…!!?

Hah….ini membuatku pusing, payah. Sudahlah. Oh, iya. Aku hampir lupa, jangan tanyakan kode biner ke guru fisika, takut dia tidak tahu. Kalian bisa tanyakan ke guru matematika. Oke..!! Good Luck….!!!!

Nah, selanjutnya bab VI. Sebenarnya ini adalah perpanjangan dari penjelasan Teori Sugi 3. Dan ini membuat kita berpikir ulang lagi mengenai pengharapan bisa kemasa lalu yang bodoh. Saya juga mengambil contoh filem “Time Machine” sebagai pembuktian Teori yang kebetulan juga sependapat denganku. Oh, iya. Aku lupa menuliskan terompet “Sangkakala” ( kalau tidak salah ). Terompet “Sangkakala” adalah terompet yang menandakan bahwa “Dunia Paralel” ini sudah berakhir atau kiamat ( End of Earth ). Entah setelah Dajal musnah atau tidak.

Kemudian ini adalah trivia buat kalian. Tahukah kalau Imam Mahdi adalah orang yang belum meninggal ? Soalnya beliau dikatakan menghilang dan memang kuburannya juga tidak ada atau tidak ditemukan dimana-mana. Dan juga Nabi Isa AS, beliau belum mati. Apa buktinya ? Buktinya adalah beliau tidak mempunyai kuburan. Dari sekian banyak Nabi yang wajib diketahui, hanya beliau yang tidak ada kuburannya dimuka bumi ini. Setidaknya itu yang saya tahu.

Lalu, masalah mesin waktu lagi. Kalaupun bisa dibuat, bagaimana caranya kita kemasa lalau ? Apa bumi berputar kembali kearah sebaliknya ? Wow....!!! Hebat sekali.....kalau begitu, berarti itu menentang dengan hukum dan kekuasaan Sang Maha Kuasa, Tuhan dari segala Tuhan, Allah SWT.

Orang yang bisa membuat mesin waktu, sama saja dengan Yang Maha Kuasa, yang mana itu tidak mungkin. Masa manusia diciptakan sama dengan Sang Maha Kuasa dan Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Tidak mungkin.

Satu hal lagi, mengenai kenapa bumi ini tidak akan hancur oleh asteroid, ledakan sinar gama, badai solar, atau apapun itu namanya, pokoknya semua yang berhubungan dengan Teori Amrik sono tentang kehancuran “Dunia Paralel”. Semua itu tidak akan terjadi. Aku yakin. Bahkan Aku sangat yakin. Dan kalaupun itu terjadi, tidak akan membuat bumi ini dan penghuninya musnah atau mati. Mungkin hanya sebagian saja yang terkena dampaknya, tapi itu tidak akan memusnahkan “Dunia Paralel”.

Satu hal yang pasti mengenai kehancuran “Dunia Paralel”, setelah semua Dajal musnah, tidak ada lagi yang tersisa dimuka bumi ini. Maka saat itu pula Terompet Sangkakala akan ditiup, dan itulah Akhir dari “Dunia Paralel”.......!!!! Dan bukan hanya dunia ini saja, melainkan alam raya, jagat raya akan musnah……..!!!!!

Kemudian Aku pun membuat puisi pada bab VII. Ini Aku ambil dari karya puisiku yang berjudul “DARI TEMAN UNTUK TEMAN SAHABAT”. Hmm.....begitulah. Dan in juga kubuat sebagai sub judul. Di bab ini Aku menulis puisi, yang isinya mengenai “Dunia Paralel” itu sendiri. Atau mungkin lebih tepatnya.....Hmm....apa, yah ? Ah...sudahlah. Jangan dipikirkan. Ahahahaha......^^

Pada puisi pertama, ini menggambarkan kiamat ( End of Earth ) yang begitu hebatnya, yang ditulis dalam Al Qur’an, seperti itu. Apa kalian merasakannya ? Ketakutan orang-orang yang saat itu ada dalam ke kiamatan. Apa kalian merasakan kengeriannya ? Kengerian dunia yang berakhir. Bayangkan. Atau tidak terbayangkan sama sekali karena saking dahsyatnya. Percayalah, memang seperrti itu “End of Earth”. Dan dipusi ini juga Aku memberi judul “DISTORTION 21”, kalian tahu ? “DISTORTION” adalah nama salah satu jurus Lucia sang pemimpin DC. Itu adalah jurus penghancur, benda yang bersentuhan dengan jurus itu akan langsung lenyap tak bersisa. Dan angka 21 menggamabarkan abad 21 ini, yang terinspirasi orang-orang bodoh yang mengatakan bahwa tahun 2000 ( kalau tidak salah ) adalah tahun kiamat. Bodoh….!!! Dasar orang-orang bodoh……!!!!

Lanjut ke puisi kedua, didalam puisi ini tertanam kata “batas”. Diawali dari permulaan dan sebuah akhiran, yang mana masing-masing mempunyai batas. Ini menandakan bahwa kita hidup dialam yang terbatas dan kemampuan manusia yang terbatas. Namun, “Dan batasnyapun mempunyai batas”. Artinya meskipun kita sudah melampaui batasan kita, kita tetap mempunyai batas. Karena itulah Aku beri puisi ini judul “batas”.

Puisi ketiga mengenai waktu, tapi disini kita tidak membicarakan mesin waktu, melainkan orang-orang yang tidak memanfaatkan waktu dengan baik. Ini menyankut anak muda jaman sekarang yang banyak hura-hura, dan pas waktu tua.......sengsara. Begitulah. Wakyu adalah pisau ( pedang ) bermata dua, yang sangat tajam.

Puisi keempat. Hmm.....puisi in penjelasannya panjang, Aku tidak bisa menjelaskannya karena keterbatasan lembar. Hah.....payah. Tapi yang jelas dalam puisi keempatku ini, adalah kompres dari ketiga puisi sebelumnya. Dan itu baru Aku sadari sekarang, loh. Serius. Saat Aku menulis penjelasaan ketiga puisi tersebut, Aku sadar “ Loh, ternyata ini adalah kompresan dari ketiga puisi sebelumnya”. Begitulah. Dan jarum, detik, waktu Aku ambil dari salah satu Anime Jepang, DN Angel. Kalian tahukan, nyo ~

Bab VII. Disni mulai agak jelas apa hubungan Sugi dan Amalia dalam organisasi. Kemudian disini juga cerita sudah mulai berjalan tegang. Disini juga melibatkan BIN, Badan Intelijen Negara, yah.....begitulah. Lalu, “organisasi” sudah agak jelas, juga nama organisasinya. Genk Eriyodan ( Geneiy ). Nama organisasi ini terinspirasi dari “Geneiyrodan” ( Generiyodan ) dalam filem “HUNTER X HUNTER”. Kalian pasti tahukan ? Oh, iya. Satu hal lagi, ceritanya juga diadaptasi dari filem tersebut, hanya saja Aku merubah sedikit alur dan karakternya.

Ok. Sekian penjelasannya, lanjut mengenai nama karakter. Pertama, Ubo, dia adalah salah satu dari anggota “Generiyodan” yang aku ikut sertakan dalam karakter ini. Oh, iya. Aku ingat saat pertarungan Ubo melawan “Inju”. Wow…!!! Hebat sekali….empat orang “Inju” dihabisi begitu saja oleh satu orang dari “Geneiyrodan”, Ubo. Namun, kekuatan Ubo tidak sanggup untuk mealwan rantainya kurapika, sehingga dipertarungan yang kedua dia tewas.

Sura. Hmm….Aku terinspirasi dari tetanggaku. Nama tetanggaku kalau tuda salah namanaya Sura, entah itu nama asli atau bukan^^ Lalu, saat Aku menonton filem “Saint Seiya”, nama itu ada. Sura, penjaga kuil....hmm...Aku lupa^^ jadi Aku pakai saja, tidak ada salahnya kan ? Hehehehe.....

Lalu Naga. Kalau tidak salah itu nama pamanku^^ Ahahaha....Aku serius. Nama pamanku Naga ( Hmm..... ) Ya...begitulah. Lagi pula dalam filem “Saint Seiya” ada yang namanya seryu kan ? Kalau diartikan itu menjadi Naga dalam bahasa Indonesianya ( kalau tidak salah ).

Waa......!!! Aku lupa menganai Reva, Eloin, dan Rosa. Hah....gara-gara riku, nih....Ok. Aku jelaskan singkat mengenai mereka. Reva, Aku ambil dari nama salah seorang artis, yaitu Revalina S Temat ( dia adalah artis kesukaanku, loh ). Eloin, Aku ambil dia dari kamus Bahasa Indonesia-Bahasa Inggris, tanpa sengaja saat Aku sedang mencari kata. Kata yang sebenarnya adalah “elon” ( mengeloni ). Aku pikir, “suatu saat nama ini bisa Aku pakai”, tapi Aku pikir lagi “tidak cocok”. Lalu tiba-tiba terniang diotakku, “kalau kata ini bagus, tapi tidak cocok. Kita bikin cocok saja dengan cara menambahi huruf”. Kemudian Aku pun terus mencoba , dan akhirnya.....terciptalah “Eloin”. Cantik bukan ? kemudian Rosa, hmm.....kalian bisa menebaknya ? Yap...!!! Nama ini Aku ambil dari salah satu penyanyi kita Rosa, istrinya dramer padi mas Yoyo ( dia juga salah satu artis kesukaanku, loh ). Mbak Rosa mempunyai kharisma yang unik, kadang cantik, kadang “jelek” ( bukan ngeledek, loh ), serius. Ya.....setidaknya itu pendapatku. Tapi, justru kadang cantik, kadang “jelek”nya itu yang membuat mbak Rosa “cute” abis…!!!^^ Hehehehehe…..

Kembali ke bab VIII. Tidus, kalau penggemar FF pasti tahu, nih. Benar. Aku ambil dari nama “main” karakter FFX, Tidus. Sekaligus bentuk penghormatanku sebagai gamer kepada Square Soft ( Square Enix ), yang telah membuat cerita ( plot ) yang indah dan berkesan dihati para penggemar FF ( plok..plok 10x ).

Kemudian Sogo. Nama ini muncul tiba-tiba dikepalaku ( kalau tidak salah ). Tapi, kalau tidak salah juga in adalah salah satu musuh dalam filem Samurai X, musuhn yang harus dihadapi oleh Kenshi Himura. Begitulah. Tapi nama ini juga mengingatkanku pada salah satu “shop”. Begitulah.

Agen 1, 2, 3. Hmm......sebenarnya Aku bingung harus mengasih nama apa lagi. Lalu, Aku pun berpikir, “bagaimana kalau Agen saja”. Dan jadilah. Dan untuk membedakan Aku kasih angka saja. Ahahahaha….^^

Lalu Sartan. Dia juga salah satu dari “Genriyodan” ( Aku nyaris saja lupa ). Dia salah satu yang Aku suka dari 13 Anggota tersebut. Dia lucu orangnya namun serius, dia bertipe Sossa ( kalau tidak salah ). Soalnya diakan mengendalikan orang dengan HP-nya saat lelang bawah tanah ( padahal orang nya sudah mati. Haaaa........T-T ) keren, yah. Oh, iya. Satu lagi, dia juga seorang “Hunter” ( kayaknya sich ) dan ahli komputer ( kayaknya juga sich ). Soalnya, saat mencari siapa yang membunuh Ubo lewat komputer, dia sempat mengeluarkan kartu “Hunter” ( iya kan ? ). Dia juga orangnya santai [ sebenarnya Aku ragu menamainya Sartan, soalnya Pimpinan memanggilnya Tan, tapi beberapa waktu kemudian Pimpinan memanggilnya Sartan ( kalau tidak salah ) ].

Kemudian Jin. Kalian berpikir ini pasti karakter dari game Tekken. Benarkan ? Atau mungkin tidak ? Bukan, ini bukan Jin dari Tekken itu, melainkan ini memang Jin. Jin adalah nama ( sebangsa ) lain dari setan, ya....masih agak sahabatlah. Hanya saja Jin juga mempunyai setan. Lyaknya manusia, setan juga menggoda Jin ( ya....ini juga kalau tidak salah ). Begitulah.

Dan yang terakhir adalah Tuan M ( harusnya Aku tulis begitu, tapi tidak muat. Jadinya ditulis “M” saja ). Tadinya Aku mau menamainya Mr. M, tapi Aku urungkan, deh. Soaolnya agak berbau Amerika ( atau inggris ). Lagi pula Aku kan orang Indonesia, jadi harus bangga terhadap bahasa sendiri. Betul..!? Dan jadinya Tuan M saja ( lagi pula artinya samakan ). Asal tahu saja, saat ini anak-anak muda payah sekali. Mereka terlalu meniru orang asing atau para artis bodoh yang mereka kagumi, gemari dan sebagainya. Dan foya-foya. Wah……. menyedihkan sekali. Wahai….!!! Para orang tua yang mempunyai anak. Uruslah anak kalian, karena suatu saat kalian akan dimintai pertanggung jawaban dari Sang Maha Kuasa Allah SWT. Sebuah pesan buat orang tua, semoga berguna^^

Di bab IX. Aku berpikir begini, “kalau sejarah saja bisa berulang, mungkin juga dengan kematian”. Begitulah. Hanya saja, dalam teori ini ada kekurangannya. Yaitu kalender 200 tahun. Aku tidak mengetahuinya, soalnya entah sudah hilang, kubakar, atau terjual, yah. Aku lupa. Tapi, sepertinya bias dicari lewat internet, deh. Dan juga dalam teori ini yang bisa berulang adalah jumlah kematiannya, bukan berarti kita bisa menebak kematian. Tapi mungkin saja bisa. Lagi pula kematian tidak bisa dicegahkan. Juga tidak bisa di tebak.

Tapi, sepertinya Aku tidak bertanggung jawab, yah. Habis, Aku menyerahkannya begitu saja kepada kalian untuk membuktikannya. Ahahahaha…..^^

Oh, iya. Apa kalian merasakan aura dari teori kematian, heh....!!!?? Rantai kematian!!! Belenggu!!!!! Semuanya sudah ada sejak kita lahir. Hahahahahaha.......!!!! Kalian tidak bisa lolos dari kematian.

Ah....!!! Aku baru ingat sekarang….!!!! Ternyata Teori Kematian adalah salah satu dari dua teori yang ingin Aku ungkapkan. Ahahahahaha……^^ ( teori yang satunya penyangkalan teori Darwin. Lihat penjelasan bab II, eh….salah ketik bab 1 ) Jadi tinggal satu teori lagi. Hah…..syukurlah. Ahahahahah……..Aku hebat, bo.

Kematian adalah sesuatu yang tidak perlu dikhawatirkan. Ya…..setidaknya begitulah. Soalnya kita pasti mati, suatu saat nanti. Jadi tidak perlu takut. Hanya orang yang belum siap saja yang takut mati. Lihatlah orang-orang yang telah siap. Mereka tidak memikirkan kematian, yang mereka pikirkan hanyalah bagaimana supaya hidup itu mengakhirinya. Berjalan mengikuti aliran and arus hidup dan mati. Hidup untuk hidup dan hidup untuk mati. Begitulah.

Oh, iya. Satu hal lagi, ternyata membuat teori itu susah. Kupikir dulu mudah,ternyata penerapannya susah. Hah…..payah. Tapi, Gyahahahahahah……….Aku berhasil. Dengan kerja keras, ( Boom…!!!!! ) jadilah teori yang hebat. Ahahahahahaha…….

Hmm….Aku harus bicara apa lagi, yah. Masa untuk bagian teori ini, sedikit sekali penjelasannya. Hmm.........Umm.......Hah....sudahlah. Oh, iya. Aku ingat......Hmm.....tidak jadi. Tunggu...!!!! Aku mau mengtakannya. Uhm....!!!Tidak jadi, deh. Tunggu, ah.....apa, yah....hoi-hoi, bukan. Toi-toi, bukan. Doki-doki, bukan juga. Lalu apa.....!!!!?? Waaaa.....!!!! Payah. Huh....dasar Sugi. Oh, iya. “Keep Semangat All….!!!” Bukan juga. Lalu….Hmm….Huh….Hah…..payah. Aaaa…..h….!!!!!! ( Dong….!!!! ) Aku ingat. Sampai jumpa dalam karyaku selanjutnya, yah ( saat ingat, barisnya sudah mulai habis. Padahal masih banyak yang ingin dikatakan. Payah, nyo~ ).

Bab X, sekaligus bab terakhir dan akhir dari Sisipan Cerita: -=Amalia=-. Di bab ini tujuan Geneiy mulai jelas, yaitu menghancurkan Greja dan Kedutan Besar. Dan ini terinspirasi dari pengeboman yang terjadi di poso dan pengeboman Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Hmm.....begitulah. dan mengenai karakter, siapa lagi, yah....Oh, iya. Dama. Hmm...dia muncul begitu saja dikepalaku, tunggu dulu. Bukan, deh. Sebentar....hmm.....Ah...!! Iya. Aku ingat sekarang, asalnya dari DOMO, lalu akhirannya Aku rubah menjadi huruf “A” saja, dan jadilah Dama. Begitulah.

Kemudian X, Z dan Axl. Kalian tahu ? Yap, ini adalah karakter dari game Megaman. Salah satu game kesukaanku juga, nih.......^^ Oh, iya. Kalian tahu tidak, kalau Virus X dan Virus Zero itu menyangkut karakter Megaman itu sendiri. Soalnya, dari dulu Aku ingin membuat virus komputer yang terhebat di dunia. Dan virus itu nantinya Aku berinama Virus X dan Virus Zero. Tapi, Aku tidak tahu caranya, nyo~ ( payah Aku ) Ahahahaha.....^^ Begitulah.

Sepertinya tidak ada lagi yang harus dijelaskan, yah. Kalau begitu, mari kita bahas tentang jalur cerita ( plot ) dibab terakhir ini.

Dimulai dari Riku yang mengutak-atik komputer milik ibunya ( ibunya seorang BIN ) kemudian. Waaaa….!!!! Hampir saja Riku dibunuh oleh Sugi. Namun, dicegah oleh Amalia. Dan tiba-tiba saja, Sugi mempercepat rencananya ( Dong...!!! ). U...uh...!! Apa kalian merasakan ketegangannya ? Hahahaha.....cerita ini memang hebat. Tapi, seharusnya ini cerita romantis, tapi tiba-tiba saja berubah. Terpaksa, deh diteruskan. Dan sekaligus “Ending”. “Ending” disini menyedihkan ( Huaaaa…..!!!! ) Riku tewas ( Hiks…hiks…hiks…. ). Tadinya Aku ingin Riku tetap hidup, tapi tidak bias. Soalnya……Aku tidak bias mengatkannya. Huaaa…..!!!! Hiks…hiks….(T-T)

Uhm…!!! Disini juga ada kesalahan dan kekurangannya, soalnya Aku membuatnya di buku tulis, bukan langsung komputer ( Aku tidak punya komputer, nyo~ T-T ), jadinya sering kekurangan lembar bahkan kelebihan. Jadinya ada yang dikompres dan ada yang tidak. Dan yang dikompres adalah salah satunya bab X ini. Tapi, biarlah. Biar tidak ada yang menjiplak. Ahahahah….^^

Oh, iya. Amalia sebenarnya belum mati. Saat Amalia akan menembak kepalanya sendiri, saat itu pula Agen A menembak tangan Amalia. Sehingga tangannya yang tertembak dan pistolnya terlepas. Jadi dia tidak mati. Dan juga saat sesaat para Anggota akan mengatakan “laksanakan.....!!!!” Sugi terlihat “membopong” Riku seraya melihat keatas dan Bom...!!! Sugi mati bersama dengan seribu kesedihan dan kesepian, juga kebingungan. Sungguh cinta yang “alot” diantara mereka. Hiks...hiks...hiks....hiks…Uwaaaaaaa…!!!!! Aku ingin menangis mengingat itu (T-T).

Aku harap ada yang mau memperoduksi filemnya ( jadi berharap lagi, deh ) Hah…..sudahlah. Dan masih ada lagi. Harusnya……ah….jangan mengatakannya, nanti ada yang menjiplaknya lagi. Oiii…!!!! Produser…!!!! Sutradara…!!! Rumah produksi….!!! Ada yang mau memfilemkannya tidak ?! Kalau mau Aku kasih gratis….!!!! Tidak perlu dibayar….!!!! ( Jarang-jarang, tuh ) Nanti Aku kasih yang terakhir itu. ^^

Jadi promosi, deh. Tapi sudahlah, lagi pula Aku sedang mengerjakan proyek selanjutnya. Uhm…!!! Ini proyek besar….!!! Sangat susah sekali membuatnya. Sampai-sampai Aku dibuatnya kalang kabut dan stress. Waaaa….!!!! Tolong Aku TUAN….!!!!

Hmm…..Aku membuat penutup ini hanya ingin membuat saja. Seperti HIRO dalam komik “RAVE”nya. Sehingga ada interaksi antara si penulis dan si pembaca. Apa kalian merasakannya ? Saya harap begitu. Soalnya, pada awal penutup Aku kurang berinteraksi, tapi selanjutnya........Aku mendapatkannya. Interaksi antara si penulis dengan si pembaca. Begitulah.

Oh, iya. Kalian tahu tidak ? Kalau hanya dikomik “RAVE” saja yang penutupnya ada disetiap jilid. Sedangkan yang lainya hanya saat jilid terakhir saja. Dan pas HIRO mengetahuinya dia “berkata” : “Ternyata hanya dikomikku saja yang ada penutupnya disetiap jilid”. Ahahahaha…….^^ Aku ketawa mendengarnya. Tapi benar, loh. Hanya dikomik “RAVE” saja yang ada disetiap jilidnya. Pas Aku coba cek ke komik yang lainnya, memang tidak ada. Hah…..dasar HIRO MASHIMA. Tapi itu justru menjadi ciri dari komiknya.

Hah......Aku kehabisan kata-kata. Payah. Hmm......Aku harus bicar apa, yah…mmh….^^ Sampai jumpa dalam karyaku selanjutnya. Ya…..itu saja. Jaga kondisi kalian, yah…..Aku harap kalian bisa menmukan inspirasi dan motivasi didalam buku ini. Cao…!!!

“Jadikanlah amarah, putus asa, kebencian, dendam, dan ketidak pastian untuk menjadi kekuatan”.

“Libatkanlah rencana hidupmu, dalam proyek besar hidupmu”.

~25525514~